MAN 5 Sleman Raih Stand Favorit dan Medali Perunggu di Extranas VIII
MAN 5 Sleman meraih Stand Favorit dan Medali Perunggu Lomba Video Profil di Extranas VIII Lamongan, 11–13 September 2026.
Gilga Sahid dan Happy Asmara. - ist
JOGJA—Siapa yang tak kenal pasangan serasi Gilga Sahid dan Happy Asmara? Keduanya kerap berbagi momen manis di media sosial, mencuri perhatian banyak penggemar. Namun, siapa sangka bahwa di balik keharmonisan mereka, ternyata sempat ada cerita tidak direstui?
Jangan kaget dulu, karena ini bukan di kehidupan nyata, tetapi dalam film terbaru mereka, Ambyar Mak Byar, yang akan tayang di bioskop mulai 9 Januari 2024.
Dalam film ini, Gilga Sahid berperan sebagai Jeru, seorang musisi campursari berbakat yang datang dari keluarga sederhana. Jeru adalah anak seorang abdi dalem dengan kasta terendah di Keraton. Di sisi lain, Happy Asmara memerankan Bethari, seorang putri Keraton Kasunanan Surakarta. Kisah cinta mereka harus tersembunyi karena perbedaan status yang terlalu jauh, membuat hubungan mereka dianggap terlarang.
Jeru, dengan penuh cinta dan tekad, berusaha memantaskan diri demi Bethari. Bersama band-nya, Konco Seneng, ia berjuang keras untuk mewujudkan mimpinya menjadi musisi campursari yang sukses. Namun, perjalanan mereka penuh rintangan, termasuk campur tangan keluarga Bethari yang menentang hubungan ini.
Kisah Nyata atau Akting yang Mengalir?
Melihat chemistry mereka di layar, tak sedikit penggemar yang bertanya-tanya, apakah ada kesamaan antara kisah cinta di film ini dan kehidupan nyata mereka? Apakah Jeru dan Bethari bisa mencapai kebahagiaan seperti yang dirasakan Gilga dan Happy di dunia nyata?
“Jawabannya hanya bisa ditemukan di bioskop, di mana cinta, perjuangan, dan irama campursari menyatu dalam harmoni sempurna,” kata Gilga Sahid.
Selain ceritanya yang bikin penasaran, film ini juga menghadirkan pengalaman yang berbeda. Dengan iringan lagu campursari original soundtrack yang dinyanyikan oleh Gilga Sahid dan Happy Asmara, seperti Pangestu dan Jare Tresno, Ambyar Mak Byar terasa seperti konser yang diadakan di bioskop. Bedanya? Harga tiketnya terjangkau, tapi emosi dan semangat yang Anda rasakan akan terasa sama, bahkan lebih personal.
“Ayo ajak konco-koncomu untuk menikmati perpaduan cerita, musik, dan budaya lokal yang begitu kental. Bersiaplah untuk joget, bernyanyi, dan merasakan pengalaman baru yang tak terlupakan,” ujar Gilga Sahid seperti dalam keterangan tertulis. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MAN 5 Sleman meraih Stand Favorit dan Medali Perunggu Lomba Video Profil di Extranas VIII Lamongan, 11–13 September 2026.
Pemkab Gunungkidul menyalurkan alat bantu bagi kelompok difabel untuk menunjang aktivitas dan mendorong kemandirian.
Astra Financial dan OJK mengukuhkan 1.000 Duta OJK Peduli di Jogja untuk memperluas literasi keuangan hingga ke masyarakat.
Kemensos mencatat lebih dari 10,8 juta keluarga mengajukan usulan baru bansos dan 82 ribu keluarga disanggah hingga September 2026.
Helikopter Polri mengevakuasi satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 dari lokasi 30 NM dari daratan menuju Banjarmasin.
Kulonprogo menyiapkan Raperbup untuk memperkuat verifikasi data warga miskin hingga tingkat kalurahan agar bantuan lebih tepat sasaran.