Toko Berjejaring Terus Berkembang, Ritel Lokal Ini Perluas Pasar
Bisnis ritel berjejaring di DIY terus berkembang, bahkan jaringan lokal pun semakin memperkuat dan memperluas pasarnya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Bibir kering dan pecah-pecah biasanya disebabkan oleh banyak hal, seperti faktor udara kering, terkena paparan sinar matahari, kekurangan zat besi, terlalu sering membasahi bibir, dan iritasi.
Pada beberapa kondisi, bibir kering dan pecah-pecah juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang sering dikonsumsi, seperti antibiotik, retinoid, dan statin.
Namun, tidak perlu khawatir karena masalah bibir kering dan pecah-pecah bisa diatasi di rumah dengan cara dan bahan-bahan yang sederhana.
Dilansir dari verywellhealth.com, Kamis (5/12/2024), salah satu cara yang paling mudah untuk menyembuhkan bibir pecah-pecah adalah dengan menggunakan pelembab bibir atau lip balm.
Pelembab bibir dapat sangat membantu mengunci kelembaban bibir lebih lama. Gunakanlah pelembab bibir yang bebas pewangi dan bebas pewarna, serta yang mengandung bahan pelindung dari sinar matahari.
Eksfoliasi bibir dapat mengatasi dan mencegah bibir pecah-pecah karena dapat mengangkat sel kulit mati. Lakukan dengan cara kompres bibir dengan air hangat untuk dapat melembutkan sel kulit mati.
Bibir pecah-pecah bisa diobati dengan bahan-bahan alami, seperti lidah buaya, minyak kelapa, madu, dan timun. Produk-produk alami ini memberikan perlindungan untuk bibir dan membantu melembabkan bibir yang pecah-pecah.
Aloe vera, minyak kelapa, dan madu bisa langsung dioleskan pada bibir. Sementara, untuk timun bisa dijus terlebih dahulu untuk mendapatkan ekstrak alami yang akan membantu untuk menghidrasi secara alami.
Minum air putih sangat membantu untuk menghidrasi kulit, termasuk bibir. Dengan banyak minum air putih, bibir akan lebih terhidrasi dan tidak lagi kering ataupun pecah-pecah. Minumlah sembilan gelas atau lebih air putih dalam sehari agar selalu terhidrasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.