Gempa NTT: Telkom Akses Gercep Turunkan 150 Teknisi, Layanan Siaga 24 Jam
TelkomGroup Prioritaskan Stabilitas Jaringan Selama Fase Normalisasi Pascabencana
Ilustrasi sakit pada bahu./JIBI
BOYOLALI–Nyeri bahu bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik yang berhubungan langsung dengan struktur bahu maupun masalah lain yang menjalar ke area tersebut.
Penyebab nyeri bahu di antaranya cedera atau trauma akibat jatuh atau benturan, perdagangan pada tendon, kerusakan pada otot, pengikisan tulang rawan sendi bahu, atau bisa karena syaraf kejepit di leher yang menjalar ke bahu
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Boyolali (idikabboyolali.org) melakukan penelitian mengenai apa saja langkah pertama untuk mengurangi rasa nyeri pada bahu serta rekomendasi obat yang dapat dikonsumsi oleh penderitanya.
Istirahat atau pembatasan aktivitas
Hindari aktivitas berat atau gerakan yang dapat memperburuk nyeri bahu. Beristirahat selama 48 jam setelah cedera sangat penting untuk mencegah gangguan kesehatan lebih buruk.
Terapi dengan air dingin atau hangat
Tempelkan kompres es pada area yang nyeri selama 15-20 menit, 4 hingga 8 kali sehari. Ini membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit dengan mendinginkan jaringan yang meradang.
Gunakan kompres hangat untuk mengurangi kekakuan setelah beberapa hari.
Jaga posisi bahu saat istirahat
Jaga posisi bahu lebih tinggi dari jantung saat beristirahat untuk mengurangi pembengkakan. Anda bisa menggunakan bantal untuk mendukung posisi ini saat tidur atau berbaring.
Lakukan peregangan ringan
Lakukan gerakan peregangan ringan setelah rasa sakit mulai mereda. Peregangan membantu meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi kekakuan pada bahu.
Berikut adalah beberapa opsi obat nyeri bahu:
1. Obat Paracetamol: Jika Anda sedang mengalami nyeri pada bahu, Obat Paracetamol dapat meringankan demam dan nyeri lebih baik.
2. Obat Ibuprofen: Ibuprofen juga sebagai obat pereda nyeri sehari-hari untuk berbagai rasa sakit dan nyeri, termasuk nyeri punggung , nyeri haid , sakit gigi dan gejala pilek.
3. Obat Asam Mefenamat: Asam mefenamat adalah jenis obat yang biasanya dijual bebas di pasaran. Manfaat obat ini adalah untuk meredakan nyeri dan memberi rasa nyaman.
4. Obat Natrium Diklofenak: Natrium Diklofenak adalah obat yang digunakan sebagai pereda nyeri, mengurangi gangguan inflamasi, dismenore, nyeri ringan sampai sedang pasca operasi khususnya ketika pasien mengalami peradangan.
5. Obat Kortikosteroid: Kortikosteroid adalah obat yang sering digunakan untuk mengobati radang sendi dan kondisi terkait. Obat-obatan ini digunakan secara luas karena efektivitasnya secara keseluruhan dalam mengurangi peradangan.
Bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak soal informasi kesehatan yang akurat serta sejumlah program dari IDI Kabupaten Boyolali kunjungi laman resmi https://idikabboyolali.org/
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TelkomGroup Prioritaskan Stabilitas Jaringan Selama Fase Normalisasi Pascabencana
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.