Rakor Daerah, Bupati Klaten Paparkan Strategi Entaskan Kemiskinan
Pemerintah Kabupaten Klaten terus memperkuat strategi pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui berbagai program intervensi.
Ilustrasi./Freepik
CIAMIS—Palpitasi jantung menjadi salah satu penyakit yang tidak selalu berakibat fatal terhadap kesehatan. Meskipun begitu, palpitasi jantung ini dapat memicu komplikasi penyakit seperti strok hingga gagal jantung.
Terkait dengan apa itu palpitasi jantung, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Ciamis (idiciamis.org) memberikan penjelasan seperti berikut ini.
Dilansir dari idiciamis.org, Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Ciamis membagikan penyebab dan gejala palpitasi jantung di malam hari sebagai berikut ini:
1. Mengonsumsi kafein dan minuman beralkohol
2. Mengalami dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit di tubuh
3. Obesitas
4. Stres, depresi dan rasa cemas
5. Mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti pil diet
6. Kelelahan
7. Olahraga berlebihan
8. Demam
Untuk mengetahui lebih banyak tentang kegiatan dan program idiciamis.org, masyarakat dapat mengunjungi laman resmi mereka di https://idiciamis.org/
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten Klaten terus memperkuat strategi pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui berbagai program intervensi.
Ranu Regulo tetap dibuka meski sejumlah titik di Gunung Bromo terbakar. Wisatawan diminta waspada dan tidak menyalakan api.
Pemkab Gunungkidul menyalurkan alat bantu bagi kelompok difabel untuk menunjang aktivitas dan mendorong kemandirian.
Astra Financial dan OJK mengukuhkan 1.000 Duta OJK Peduli di Jogja untuk memperluas literasi keuangan hingga ke masyarakat.
Kemensos mencatat lebih dari 10,8 juta keluarga mengajukan usulan baru bansos dan 82 ribu keluarga disanggah hingga September 2026.
Helikopter Polri mengevakuasi satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 dari lokasi 30 NM dari daratan menuju Banjarmasin.