Menyapa Sasak Ende, Saat Tradisi Menyambut Wisatawan
Desa Wisata Sasak Ende menghadirkan kehidupan tradisional Sasak lewat rumah adat, Gendang Beleq, Peresean dan aktivitas warga.
Ilustrasi campak./Freepik
SUKOHARJO—Campak adalah sebuah penyakit akibat infeksi virus yang sangat menular, terutama di kalangan anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh Morbillivirus dan dapat menyebar melalui percikan liur dari orang yang terinfeksi saat batuk atau bersin.
Sebagai wadah profesi bagi para dokter di Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terus membagikan informasi penting terkait dengan berbagai penyakit serta edukasi tentang menjaga kualitas kesehatan. Hal itu pula yang dilakukan oleh IDI Cabang Kota Sukoharjo (idikotasukoharjo.org).
IDI Kota Sukoharjo telah meneliti lebih lanjut terkait gangguan kesehatan seperti campak dan obat yang tepat bagi penderitanya.
IDI Kota Sukoharjo memiliki puluhan dokter dari berbagai latar belakang dan spesialisasi berbeda. IDI bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memberikan pendidikan dan pelatihan bagi anggotanya, serta berperan dalam pengembangan kebijakan kesehatan di daerah tersebut.
Lalu, apa saja tanda seseorang mengalami penyakit campak?
IDI Kota Sukoharjo menjelaskan penyakit campak ditandai dengan beberapa gejala yang muncul setelah terpapar virus.
Gejala ini umumnya muncul dalam waktu 10-14 hari setelah infeksi. Campak lebih sering diderita pada anak.
Penderita penyakit campak biasanya mengalami demam tinggi. Demam biasanya menjadi gejala pertama yang muncul dan dapat mencapai suhu 30 derajat Celsius. Selain itu, penderita campak juga disertai dengan sakit tenggorokan dan batuk atau hidung tersumbat.
Tanda kedua seseorang mengalami penyakit campak adalah mata terlihat merah kemudian disertai dengan berair.
Penderita campak memiliki ciri-ciri seperti bintik-bintik kecil berwarna putih dengan pusat biru-putih di dalam mulut, biasanya muncul sebelum ruam.
Gejala terakhir adalah ruam campak mulai muncul 3 hingga 5 hari setelah gejala awal, dimulai dari wajah dan leher, kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Ruam campak muncul sebagai bintik-bintik merah kecil yang kemudian menyatu dan membesar.
Untuk mengetahui lebih banyak tentang informasi mengenai kesehatan serta program idikotasukoharjo.org, Anda dapat mengunjungi laman resmi mereka di https://idikotasukoharjo.org.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desa Wisata Sasak Ende menghadirkan kehidupan tradisional Sasak lewat rumah adat, Gendang Beleq, Peresean dan aktivitas warga.
KPK mengungkap kasus HGB Summarecon di Bogor bermula dari sengketa tanah hingga muncul dugaan permintaan Rp2 miliar untuk buka blokir SHGB.
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 16 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal dari Jogja dan Kutoarjo lengkap.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 16 September 2026 tersedia menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Dugaan beras fortifikasi tak sesuai label ditemukan pemerintah. Harganya mencapai Rp57.000 per kilogram dan diduga rugikan konsumen Rp89 triliun.