Industri Alas Kaki RI Tertekan pada Agustus 2026, Ini Penyebabnya
Industri alas kaki kontraksi pada Agustus 2026. Kemenperin mengungkap penyebabnya, mulai dari permintaan ekspor hingga konsumsi domestik yang melambat.
Ilustrasi -- Minyak zaitun. (Pixabay)
Harianjogja.com, JAKARTA–Mengonsumsi minyak zaitun, khususnya minyak zaitun murni memang dapat membantu meningkatkan kesehatan. Mulai kesehatan jantung, mengatur kolesterol, meredakan peradangan hingga mendukung kesehatan pencernaan.
Hanya saja, menurut Aderet Dana Hoch, RD, ahli diet terdaftar dan pendiri Dining with Nature bukan berarti konsumsi minyak zaitun dengan cara meminumnya. "Tetapi itu tidak berarti Anda perlu meminumnya dalam takaran standar 1,5 ons," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran Popsugar pada Jumat (22/11/2024).
BACA JUGA: Dokter Spesialis Anak Sebut Kipas Angin dan Mandi Malam Bukan Penyebab Pneumonia
"Mengapa? Karena manfaat ini dapat diperoleh dengan mudah dengan memasukkan minyak zaitun ke dalam hidangan yang dimasak dan makanan seimbang," ia menjelaskan.
Ahli diet terdaftar di Everflex Fitness Avery Zenker, RD menyampaikan bahwa lemak tak jenuh tunggal yang sehat, antioksidan, dan polifenol dalam minyak zaitun memiliki efek positif pada mikrobioma usus.
Unsur-unsur dalam minyak zaitun, ia melanjutkan, juga baik untuk kesehatan kulit, integritas membran sel, dan penyerapan nutrisi yang larut dalam lemak. "Tetapi, sekali lagi, takaran minyak zaitun murni tidak diperlukan untuk mendapatkan manfaat ini," kata Zenker.
Maddie Pasquariello, RD, ahli diet terdaftar pendiri Nutrition With Maddie, juga menyampaikan bahwa manfaat kesehatan dari minyak zaitun dapat diperoleh tanpa meminum langsung minyak zaitun.
Jika tujuannya untuk mengoptimalkan kesehatan secara keseluruhan dan meningkatkan fungsi pencernaan, ia mengatakan, maka lebih penting menggabungkan olahraga teratur dengan konsumsi beragam makanan dengan banyak buah dan sayuran kaya serat dan lemak sehat serta pembatasan makanan olahan.
Zenker menyampaikan bahwa minyak zaitun pada dasarnya bisa membantu melumasi usus, jadi terlalu banyak minyak zaitun yang terkonsentrasi malah dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare dan mual.
"Orang yang rentan terhadap refluks asam dan mereka yang memiliki masalah kandung empedu juga harus menjauhi tren ini, karena makanan berlemak tinggi, termasuk minyak zaitun, dapat memperburuk gejala dan menyebabkan komplikasi," ia menjelaskan.
Ia menambahkan, minyak zaitun juga bukan camilan yang mengenyangkan meskipun mengandung 376 kalori dan 43 gram lemak per porsi 1,5 ons serta tidak menawarkan mikronutrien yang signifikan.
"Lebih baik ngemil sumber lemak sehat lain seperti kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, dan alpukat," katanya.
Menurut dia, lebih baik menggunakan minyak zaitun untuk memasak, mencampurkan minyak zaitun ke saus salad atau bumbu rendaman, atau menyiramkannya ke roti segar.
Hoch juga menyarankan minyak zaitun tidak dikonsumsi secara terpisah. "Karena, makanan paling baik dicerna dan diserap sebagai bagian dari makanan utuh dan seimbang yang mencakup berbagai nutrisi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Industri alas kaki kontraksi pada Agustus 2026. Kemenperin mengungkap penyebabnya, mulai dari permintaan ekspor hingga konsumsi domestik yang melambat.
Lionel Messi resmi pensiun dari Timnas Argentina setelah lebih dari 20 tahun. Ia meninggalkan La Albiceleste dengan sejumlah gelar bergengsi
APPI mencatat 28 klub Liga 1 hingga Liga 4 menunggak gaji 303 pemain dengan total kewajiban mencapai sekitar Rp14,8 miliar.
Stasiun Yogyakarta menyiapkan hub antarmoda di sisi selatan untuk menghubungkan kereta api dengan Trans Jogja hingga transportasi daring.
Layanan KOMEN memudahkan pelaku koperasi dan warga Jogja menyampaikan konsultasi, masukan, dan aduan tanpa datang ke kantor dinas.
Kuota Pertalite 2026 berisiko jebol hingga 490.000 KL. Bahlil memastikan harga BBM subsidi tidak naik sampai Desember 2026.