Budi Gunadi Sadikin Bersaing dengan 5 Kandidat Berebut Kursi Dirjen WHO
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa calon Dirjen WHO bersama lima kandidat lain. Simak profil WHO dan proses pemilihan Dirjen WHO 2027.
Ilustrasi serangan jantung (Freepik)
Harianjogja.com, JAKARTA—Dokter spesialis kedokteran penerbangan Syougie dari Rumah Sakit Universitas Indonesia, mengatakan pengidap penyakit jantung koroner dapat terbang dengan aman sebagai penumpang pesawat, namun perlu mengambil tindakan asesmen yang diperlukan secara medis.
"Penumpang yang telah menjalani operasi jantung, kenapa baru boleh terbang kalau sudah selesai operasi lebih dari 10 hari? Karena saat di atas [ketinggian pesawat], udara akan mengembang dan itu berbahaya bagi jantungnya," kata Syougie dalam seminar daring yang diikuti di Jakarta, Selasa (25/6/2024).
Syougie mengatakan penerbangan udara bukanlah kondisi yang ideal bagi sirkulasi tubuh. Karena dampak dari tekanan dan konsentrasi oksigen yang turun (hipoksia), suhu dan kelembaban udara rendah serta ruang gerak terbatas.
Tekanan oksigen yang berkurang di kabin pesawat dapat menyebabkan ekspansi udara sehingga memperburuk kondisi jantung yang baru dioperasi kurang dari 10 hari.
Dehidrasi pada ketinggian tinggi dikatakan Syougie dapat mempengaruhi tekanan darah, memperburuk kondisi jantung seperti gagal jantung, penyakit arteri koroner (CAD), atau aritmia. Stres dari kecemasan perjalanan atau turbulensi juga dapat memperburuk hipertensi atau CAD.
Karena itu, konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan sebelum terbang (pre-flight consultation) untuk menilai stabilitas kondisi tubuh dan diskusikan setiap rekomendasi pra-penerbangan dengan tujuan mempersiapkan calon penumpang menghadapi perjalanan udara.
"Untuk persiapan penerbangan, dokter spesialis kedokteran penerbangan biasanya membutuhkan data terkait tipe dan durasi perjalanannya berapa lama, tujuan ke mana, atau kami nanti bisa melihat terkait kebutuhan khusus seperti apakah memerlukan kursi roda, oksigen, atau diet makanan yang khusus," kata Syougie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa calon Dirjen WHO bersama lima kandidat lain. Simak profil WHO dan proses pemilihan Dirjen WHO 2027.
Polri menyiapkan anjungan cetak SKCK secara mandiri. Simak cara membuat SKCK online hingga mencetaknya tanpa ke kantor polisi.
PPP mengukuhkan pengurus DPC dan PAC se-DIY untuk memperkuat konsolidasi dan regenerasi menjelang Pemilu 2029.
Jadwal atlet Indonesia di Asian Games 27 September 2026. Skateboard, bulu tangkis, panahan, menembak hingga hoki bertanding.
UMP 2027 diusulkan naik 7,7%-9,5%. Simak daftar lengkap UMP 2026 seluruh provinsi di Indonesia.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Minggu 27 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.