Basarnas Setop Monitoring KMP Mutiara Sentosa II, 238 Korban Terdata
Basarnas menghentikan monitoring aktif KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari penyisiran. Sebanyak 238 korban dipastikan telah terdata dan dievakuasi.
Rem / Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Rem blong atau rem kendaraan tidak berfungsi menjadi penyebab terbanyak terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Pakar Otomotif sekaligus akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengatakan bahwa terdapat beberapa kejanggalan ketika rem tidak berfungsi dengan baik pada saat awal kendaraan dinyalakan.
“Saat kendaraan baru mulai digunakan dan pengemudi perlu mengerahkan tenaga lebih besar dari biasanya untuk menginjak pedal rem agar mobil berhenti, ini bisa menjadi indikasi adanya masalah pada sistem rem,” kata Yannes Martinus Pasaribu kepada ANTARA, Sabtu.
Menurut dia, ketika pengemudi menemukan masalah tersebut. Biasanya terdapat indikasi kurangnya minyak rem pada kendaraan dan pengemudi disarankan untuk mengecek kondisi tersebut.
Getaran yang muncul ketika pedal rem diinjak juga mengindikasikan kejanggalan pada fungsi rem. Hal itu biasanya menandakan cakram rem yang bergelombang atau kampas rem yang tidak rata.
BACA JUGA: Diduga Karena Rem Blong, Bus Kecelakaan di Imogiri
BACA JUGA: Kecelakaan Maut Bus Pengangkut Rombongan SMK Depok di Subang Diduga Rem Blong
Jika pengemudi tidak menemukan sensasi yang seperti biasanya saat menginjak pedal rem, hal tersebut harus ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan lebih terhadap kendaraan yang akan dibawanya.
“Jika sensasi ini hilang dan pedal rem terasa kosong, berarti ada masalah serius di sistem pengereman. Lalu, kendaraan cenderung tertarik atau agak oleng ke satu sisi saat mengerem menandakan adanya masalah pada sistem pengereman,” jelas dia.
Ciri-ciri fungsi rem yang tidak sehat juga bisa dideteksi melalui jarak pengereman yang lebih panjang, suara mendesis ketika pengemudi menginjak pedal rem, lalu terdapat aroma yang tidak sedap ketika rem tersebut diinjak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Basarnas menghentikan monitoring aktif KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari penyisiran. Sebanyak 238 korban dipastikan telah terdata dan dievakuasi.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 10 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Ramalan zodiak Senin 10 Agustus 2026. Simak prediksi karier, keuangan, asmara, dan kesehatan Aries hingga Pisces yang dipengaruhi energi Merkurius di Leo dan Bu
PSSI segera melakukan evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026 usai ditahan Singapura 1-1.
adwal KA Bandara YIA Senin 10 Agustus 2026 tersedia dari dini hari hingga malam. Cek jam keberangkatan YIA-Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 10 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.