Buat Umat Muslim, Ini Waktu Ideal Laksanakan Puasa Syawal

Newswire
Newswire Kamis, 11 April 2024 07:27 WIB
Buat Umat Muslim, Ini Waktu Ideal Laksanakan Puasa Syawal

Puasa - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Puasa sunah di bulan Syawal umumnya dilakukan umat Islam setelah merayakan Hari Raya Idulfitri lantaran ada dalil yang menyebutkan pahala puasa enam hari di bulan Syawal sama dengan puasa setahun.

Rilis resmi Nahdlatul Ulama seperti dikutip dari Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Kamis (11/4/2024), puasa Syawal idealnya dilakukan setelah Hari Raya Idulfitri hari pertama, yakni tanggal 2-7 Syawal. Tetapi, bagi yang berpuasa di tanggal tersebut dan tak berurutan, tetap mendapatkan keutamaan dari puasa Syawal.

Sama seperti puasa lainnya, puasa Syawal juga terdapat niatnya. Tetapi, waktu membacanya tak harus di malam hari atau sebelum terbit Matahari sebagaimana puasa Ramadan.

Umat muslim yang tak berniat di malam hari, bisa membacanya mendadak saat pagi atau siang hari. Dengan catatan, yang bersangkutan belum makan, minum, atau pun hal-hal yang bisa membatalkan puasa.

Berikut ini niat puasa Syawal yang dibaca saat malam hari.

Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwaali lillaahi ta’aalaa.

Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah Ta’ala.

Sementara itu, bagi umat muslim yang baru ingin berpuasa Syawal di pagi atau siang hari, Anda bisa melafalkan niatnya di bawah ini.

Nawaitu shauma haadzal yaumi ‘an adaa’i sunnatis Syawwaali lillaahi ta’aalaa.

Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah Ta’ala.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online