Demi Peran di Film Kuasa Gelap, Venly Arauna Rela Jadi Ubi
Venly Arauna rela kehilangan peran di proyek sebelumnya demi memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
Gorengan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Junk food apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak dengan jangka waktu lama akan menimbulkan beberapa masalah kesehatan, untuk itu mulai sekarang cobalah untuk berhenti mengonsumsinya. Banyak faktor yang membuat seseorang akhirnya lebih memilih junk food yakni salah satunya karena mudah didapatkan dan praktis, namun banyak dari mereka yang tidak memikirkan efek samping yang timbul.
Junk food yang diolah dengan beberapa bahan pengawet dapat menimbulkan beberapa penyakit seperti masalah pencernaan, obesitas, usus buntu, ginjal hingga dapat menyebabkan kanker. Simak tips agar dapat berhenti mengonsumsi junk food:
Masak makanan di rumah
Salah satu alasan orang sering mengonsumsi makanan cepat saji atau junk food karena adanya rasa malas untuk mengolah makanan sendiri. Mulai sekarang cobalah untuk memasak makanan sendiri dirumah sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan pada produk-produk junk food.
Makan lebih banyak protein
Pola makan yang sehat akan mempengaruhi kesehatan tubuh, mengonsumsi junk food hanya akan memperburuk kesehatan. Mulai sekarang cobalah ubah pola makan menjadi lebih sehat dengan lebih banyak mengonsumsi protein sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap makanan cepat saji.
Penelitian menunjukkan meningkatkan asupan protein menjadi cara efektif untuk mengurangi asupan junk food dan mencegah mengonsumsi makanan secara berlebihan yakni dapat terlihat pada orang yang mengikuti diet .
Adapun pada penelitian lain yang dilakukan tahun 2019 menemukan bahwa orang yang mengikuti diet tinggi protein yakni dengan 14% karbohidrat, 58% lemak, dan 28% protein selama empat minggu secara signifikan dapat mengurangi keinginan makan baik makanan manis maupun makanan cepat saji.
BACA JUGA: Perkara Pemilu Ulang, Gibran: Terus Jagoannya Kalah, Apa Minta Diulang Lagi
Tidur cukup
Tidur yang cukup menjadi salah satu cara yang digunakan untuk mendapatkan pola hidup yang sehat, namun adapun manfaat lain yang diberikan yakni dapat membantu menurunkan tingkat keinginan untuk mengonsumsi junk food. Mulai sekarang cobalah untuk mengatur waktu tidur sebagai upaya yang dilakukan agar tidak ketergantungan dengan makanan junk food.
Kelola stres
Stres yang dialami tidak hanya akan mengganggu kesehatan fisik dan mental saja, namun dapat juga memengaruhi pilihan makanan yang dikonsumsi. Orang yang sedang mengalami stres akan mengalami kondisi mental yang tidak stabil sehingga dapat mempengaruhi hormon dalam tubuh, oleh karena itu tidak sedikit dari mereka yang melampiaskannya kepada makanan yakni dengan mengonsumsi makanan yang manis dan cepat saji.
Belanja bahan makanan
Bahan makanan yang tidak lengkap dirumah menjadi salah satu alasan orang membeli makanan cepat saji atau junk food. Bagi Anda yang ingin berhenti mengonsumsi makanan cepat saji wajib untuk terus memperhatikan stok bahan makanan dirumah agar tidak akan ada alasan untuk membeli junk food. Mulai sekarang cobalah untuk membuat daftar belanja dengan beralih membeli makanan yang bergizi seperti buah-buahan, sayuran, ikan dan ayam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Venly Arauna rela kehilangan peran di proyek sebelumnya demi memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.