Data Pemerintah Terhubung, Meutya Hafid: Perlinsos Harus Tepat Sasaran
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Pria asal Italia, Luca, bersama pasangannya saat melangsungkan pernikahan di JCC, Senayan, dalam perayaan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama, Jumat (5/1/2024). (ANTARA/Asep Firmansyah)
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Agama menggelar acara nikah massal di acara Devotion Experience (Dev-X) Hari Amal Bhakti ke-78 Kementerian Agama. Dari puluhan pasangan, ada salah satu peserta pria berkebangsaan Italia, Luca, ikut serta.
Acara yang digelar di Hall B Jakarta Convention Center (JCC), Jumat, ini diikuti oleh 78 pasangan dari berbagai wilayah di Jabodetabek, Jumat (5/1/2024).
BACA JUGA: Jangan Dibuang, Air Beras Ternyata Punya Manfaat untuk Kesehatan Rambut
"Ini adalah perasaan luar biasa karena tidak terbayangkan sebelumnya. Saya mengira hanya akan jadi pernikahan biasa, tapi ternyata sangat luar biasa," ujar Luca seusai mengikuti nikah massal.
Luca yang pertama kali menginjakkan kaki ke Indonesia pada 2015 ini mengaku nikah di JCC bersama 77 pasangan lain menjadi pengalaman berharga dan tidak akan terlupakan dalam hidupnya.
"Setelah ini saya berharap pernikahan kami akan bahagia," kata dia.
Hal senada disampaikan pasangannya, Dalilah. Ia mengutarakan rasa bahagianya. Bahkan dirinya tidak menyangka akan melangsungkan pernikahan di JCC.
"Awalnya mau nikah di KUA, terus ditelepon diberi kesempatan untuk nikah di JCC ini, terus kami ngobrol ternyata dia (Luca) mau.Senang banget," kata Dalilah.
Ia juga tidak menyangka nikah massal yang digelar Kementerian Agama akan semeriah ini. Para pasangan, kata dia, tidak perlu mengeluarkan uang dan hanya merias wajah secara mandiri.
BACA JUGA: Catat! Jadwal dan Link Beli Tiket Konser Musik Internasional di Indonesia Tahun Ini
"Perasaannya pasti happy banget ya. Sekali seumur hidup dan ini pokoknya happy banget deh dikasih kesempatan ini. Surprise banget," kata dia.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin bersyukur acara nikah massal ini disambut antusias masyarakat.
Menurut dia, para pasangan yang menikah langsung mendapatkan kartu nikah dan KTP terbaru. Selain itu, mereka juga diberikan uang sebesar Rp500 ribu.
"Jadi sebagai bentuk rasa syukur atas perayaan ke-78 Kementerian Agama. Sebagian besar peserta anak muda, ada tapi yang sudah berumur juga ada, bahkan ada orang bule juga dari Italia," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.