Update Harga Emas Hari Ini: Stabil di Rp2,26 Juta per Gram
Harga emas perhiasan 30 Maret 2026 stabil. Simak daftar lengkap harga emas semua karat dari Lakuemas dan Rajaemas.
Ilustrasi anak sembelit./Harian Jogja-freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Sembelit kronis adalah suatu kondisi yang ditandai dengan kesulitan buang air besar yang terus-menerus dan jarang buang air besar. Beberapa faktor dapat berkontribusi terhadap perkembangannya, termasuk pola makan rendah serat, asupan cairan yang tidak memadai, kurangnya aktivitas fisik, atau kondisi medis yang mendasari seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) atau hipotiroidisme.
Menurut Dr. Akash Chaudhary, Direktur Klinis dan Konsultan Senior sekaligus Gastroenterologi, Rumah Sakit CARE, Banjara Hills, Hyderabad, gejala sembelit kronis dapat berupa rasa tidak nyaman atau nyeri saat buang air besar, perasaan tidak tuntas dalam buang air besar, dan perut kembung.
Ganesh Shenoy, Direktur Akses Minimal, GI dan Bedah Bariatrik, Rumah Sakit Fortis, Cunningham Road, Bengaluru, mengatakan iklim yang tidak nyaman dan ketinggian menyebabkan peningkatan kehilangan cairan melalui keringat dan pernapasan, sehingga membuat penduduk berisiko mengalami dehidrasi.
Kurangnya hidrasi yang tepat dapat berdampak signifikan pada fungsi usus dan menyebabkan sembelit. Dehidrasi mengeraskan tinja sehingga sulit dikeluarkan.
Selain itu, kekurangan air dapat mengganggu kontraksi alami usus besar, sehingga semakin memperlambat proses pencernaan.
Pada anak-anak, sistem pencernaan yang kurang berkembang kesulitan mengonsumsi makanan olahan, sementara orang dewasa yang lebih tua bergulat dengan motilitas usus yang lebih lambat dan melemahnya otot dasar panggul.
“Sembelit dapat berdampak buruk pada kualitas hidup mereka. Intervensi dini dan penyesuaian pola makan adalah kunci dari kebiasaan usus yang sehat antar generasi.” Pengobatan berperan penting dalam mengatasi sembelit kronis.
BACA JUGA: Sembelit? Ini 10 Cara Alami Mengatasinya
Meningkatkan serat makanan, yang ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan, membantu melancarkan buang air besar secara teratur.
Aktivitas fisik yang teratur, seperti jalan kaki (jogging), dapat merangsang fungsi usus. Menjalankan rutinitas kamar mandi yang konsisten, mengupayakan buang air besar pada waktu yang sama setiap hari, dapat melatih tubuh untuk mengatur buang air besar dengan lebih efektif.
Dalam beberapa kasus, suplemen serat atau pelunak feses yang dijual bebas mungkin disarankan, namun penting untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan sebelum menggunakannya secara teratur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga emas perhiasan 30 Maret 2026 stabil. Simak daftar lengkap harga emas semua karat dari Lakuemas dan Rajaemas.
Presiden Prabowo menganugerahkan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada PM India Narendra Modi atas kontribusinya memperkuat hubungan kedua negara.
Bakom menyebut buku Presiden Solusi menjadi rekap sementara implementasi janji kampanye Presiden Prabowo dan akan terus diperbarui.
Sebanyak 1.500 buruh akan demo di Kemenkeu pada 9 Juli 2026 menuntut pajak pencairan JHT menjadi 0% beserta tiga tuntutan perpajakan lainnya.
Granat tangan aktif ditemukan saat pembangunan toilet di Wisata Karstubing Bantul. Tim Gegana Polda DIY memusnahkannya melalui dua kali disposal.
Gemini AI tidak selalu bisa mentranskrip rekaman suara secara langsung. Ketahui penyebabnya dan beberapa solusi praktis yang dapat dicoba