FAD DIY Siapkan Suara Anak Daerah 2026
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Penyanyi Pinkan Mambo/Dok
Harianjogja.com, SOLO—Pinkan Mambo mengatakan sudah tiga tahun terakhir sang suami mendekam di penjara karena kasus pelecehan seksual yang dilakukannya terhadap putri sambungnya, MA. Simak ulasannya di kabar artis kali ini.
BACA JUGA: Pinkan Mambo Lahirkan Bayi ke-5
Sebelumnya dia mengungkapkan saat dirinya bekerja, dia meminta MA untuk sembunyi dan mengunci diri di kamar. Hal itu dilakukan Pinkan lantaran ia tak dapat menjaga anaknya itu karena berada di luar rumah untuk bekerja.
“Nanti kalau mami kerja keluar rumah, kamu harus masuk dan kunci,” kata dia seolah mengulang perkataannya terhadap MA saat itu, dikutip dari unggahan akun Instagram @lambeturah pada Senin (31/7/2023).
Pinkan Mambo mengungkap bagaimana hubungannya dengan sang suami semenjak terbongkarnya kasus itu. Sudah 3 tahun ini Pinkan merasa tak lagi menjadi istri, meski perceraiannya belum diputuskan secara resmi.
“Aku udah tiga tahun semenjak sama dia [dipenjara] enggak pernah merasa jadi istri. Saya janda tapi enggak ada surat, pasukan janda gantung aja,” ujar pelantun Kekasih yang Tak Dianggap itu dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi pada Senin (31//7/2023).
“Saya enggak merasa jadi istri. Kalau susah saya susah sendiri. Saya sering kok hampir mati di jalan, numpang rumah juga sendiri aja. Jadi tolong jangan membunuh karakter saya,” bebernya.
Pinkan Mambo tidak mengetahui secara rinci peristiwa pelecehan seksual yang menimpa anaknya. Namun Pinkan Mambo memastikan telah membela MA semaksimal mungkin, setelah mengetahui perbuatan suaminya itu.
“Saya enggak tahu kejadiannya, karena saya bukan Tuhan yang tahu kejadiannya. Terus dia cerita, saya shock. Kalian bayangin se-tragis apa. Saya enggak mau ngomonglah, tapi kejadian itu ya hancurlah saya,” ungkap Pinkan.
Sejak sang suami mendekam di penjara, Pinkan Mambo membesarkan kelima anaknya sendirian. “Selama dia di dalam, saya membesarkan anak saya lima
jangan menghakimi saya dong. Saya sudah jatuh tertimpa tangga ketabrak truk lagi. Kalo saya ga bertanggung jawab, ga mgkn empat anak ini sekolah dan makan dengan baik. Saya harus membesarkan lima anak itu sangat sedih, sangat berdarah-darah,” tuturnya.
Kendati demikian, jika sang suami kelak sudah bebas dari tahanan, Pinkan Mambo tetap tak mengizinkannya pulang ke rumah. “Nanti kalo dia keluar, dia nggak boleh pulang ke rumah. Ya udah intinya, saya bukan Tuhan saya nggak liat kejadiannya. Saya klarifikasi aja kalo saya ibu yang baik. Adik-adiknya nggak tahu [kejadian sebenarnya], aku cuma bilang ada yang nakal,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.