Cara Membuat Layang-Layang Tradisional agar Mudah Terbang
Cara membuat layang-layang tradisional dari bambu dan kertas lengkap dengan bahan, langkah pembuatan, serta tips agar mudah terbang dan stabil.
Penampilan karya wastra nusantara dalam Jogja Fashion Tren 2023. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 131 desainer dari berbagai kota di Indonesia beradu karya busana dalam Jogja Fashion Tren (JFT) di rangkaian Grebeg UMKM di Pakuwon Mall Jogja yang dibuka Selasa (11/7/2023).
Project Director Jogja Fashion Tren 2023 Afif Syakur menjelaskan awalnya target hanya sekitar 80 desainer saja yang terlibat, namun minatnya sangat tinggi sehingga tercatat ada 132 desainer yang ikut dalam perhelatan ini. Dari jumlah itu sekitar 60% merupakan desainer dari Jogja dan 40% dari berbagai kota di Indonesia.
BACA JUGA : Citayam Fashion Week ala Jogja Sudah Ada Sejak Lama
Para desainer menampilkan berbagai wastra nusantara, salah satunya tenun yang berasal dari luar Jawa turut ditampilkan dalam event tersebut. Ia berharap dengan ditampilkan di Jogja karya wastra dari luar daerah itu bisa lebih dihargai.
“Harapannya nilai seni wastra itu bisa lebih dihargai karena di Jogja ini beda, istimewa. Mungkin orang menjual wastra di tempat lain hanya dipandang sebelah mata tetapi ketika diolah dan dibawa ke Jogja akan ada perhatian,” katanya.
Adapun dari sejumlah desainer tersebut di antaranya Batik Widayati, Eunique by Kamala, Yasmin Butik, Lanny Amborowati, Paradise Batik, The Kilisuci, Ina Priyono, Kalu, Galeri Batik Jawa, Benanglusi, Animorfosa, Nina Djoefri, Nayla Syarief, Reny Andry, Ira Satja, Zie Batik. Selain itu ada busana karya Afif Syakur, Animorfosa, Batik Widayati, Eunique by Kamala, Ina Priyono, Ira Satja, Nayla Syarief, Phillip, Reny Andry, Shiroshima, Wening Angga, Zie Batik.
BACA JUGA : Yats Colony dan Ayuna Gelar Fashion Show Lebaran
Koreografer JFT 2023 Nyudi Dwijo menambahkan JFT 2023 mengusung tema unity in diversity. Event ini diharapkan menjadikan Jogja sebagai salah satu pintu gerbang karya fesyen etnik nusantara. Inspirasi budaya dan tradisi bisa berasal dari Jawa, Bali, Papua, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi dan Sumatra.
“Jogja Fashion Tren 2023 diikuti oleh 131 desainer dari berbagai daerah di Indonesia, yang terbagi dalam 13 sesi fashion show, kemudian melibatkan 136 model,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cara membuat layang-layang tradisional dari bambu dan kertas lengkap dengan bahan, langkah pembuatan, serta tips agar mudah terbang dan stabil.
SPMB SD Kulonprogo resmi dibuka. SDN Brosot menerima 41 pendaftar di hari pertama, sementara SDN 1 Lendah baru mendapat tiga calon siswa.
Bank Indonesia mencatat modal asing senilai 9 miliar dolar AS masuk ke SBN dan SRBI hingga 26 Juni 2026, didorong kenaikan BI-Rate dan stabilitas pasar.
El Nino 2026 diprediksi terjadi Juli-Oktober. Mendagri Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah memperkuat mitigasi kekeringan dan karhutla.
Kemenkeu memperpanjang penempatan dana Rp281 triliun di Himbara hingga akhir 2026 dan menyiapkan dana siaga Rp100 triliun untuk menjaga likuiditas bank.
Bayi perempuan ditemukan di kebun jagung Klaten dalam kondisi memprihatinkan. Polisi menyelidiki dugaan pembuangan bayi, sementara korban dirawat intensif.