Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Berbagai foto yang menampakkan seekor burung merpati dengan bentuk aneh viral di media sosial. / Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Berbagai foto yang menampakkan seekor burung merpati dengan bentuk aneh viral di media sosial.
Foto itu menampilkan burung merpati yang membusungkan dada dan punya kaki panjang. Sontak, bentuk tubuh ‘merpati aneh’ itu mendapatkan banyak perhatian di dunia maya.
Melansir Oddity Central, rupanya foto itu berasal dari seorang peternak merpati di Inggris yang membagikan video “chad pigeon” itu ke TikTok. Video itu segera saja viral dan banyak warganet tak percaya bahwa itu binatang asli.
Meski beberapa orang yakin bahwa foto merpati itu adalah karya alat digital bertenaga AI, namun burung merpati itu benar-benar binatang asli. Ternyata, burung dalam video tersebut adalah spesimen yang sangat mengesankan dari jenis merpati langka yang disebut "English Pouter". Tidak ada yang terlalu istimewa tentang burung khusus ini, dan bahwa dada yang sangat kembung dan kaki yang panjang adalah ciri khusus ras.
Menurut naturalis Inggris William Bernhardt Tegetmeier, ‘merpati aneh’ itu adalah hasil perkawinan silang antara keturunan merpati tua seperti Dutch Cropper, Uplope dan Pouter Paris. Kakinya yang panjang itu menjadikannya jenis merpati mewah tertinggi di dunia.
Nama merpati yang agung ini terinspirasi oleh kemampuannya untuk mengisi temboloknya dengan udara dan mempertahankan penampilan ‘mengembang’ ini untuk jangka waktu yang lama. Diyakini bahwa ras tersebut mengembangkan kemampuan ini untuk meningkatkan tingkat keberhasilan saat kawin.
English Pouter sering disebut 'merpati yang paling berbeda dari semua merpati peliharaan,' jadi tidak mengherankan jika ia selalu menarik perhatian orang yang tidak terbiasa dengan ras ini. Spesimen dalam video yang baru-baru ini hilang itu dijuluki 'merpati chad', 'merpati mutan', 'merpati binaragawan', dan masih banyak julukan kreatif lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.