KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Eksfoliasi berlebihan, penggunaan sabun berbahan keras atau tidak sesuai jenis kulit, memiliki kondisi kulit seperti eksim merupakan sejumlah penyebab umum dari kulit kering. Kondisi ini juga dapat disebabkan karena usia, kurangnya asupan air, perubahan suhu atau tingkat kelembapan, dan kekurangan vitamin D, vitamin A, niacin, zinc, atau zat besi.
Perlu diketahui bahwa kulit kering dengan kulit dehidrasi merupakan dua hal yang berbeda. Renée Rouleau, seorang ahli kecantikan menjelaskan melalui Byrdie bahwa kulit kering terjadi karena kekurangan minyak, bisa jadi akibat genetika, serta akan tampak bersisik dan kasar. Sementara, kulit dehidrasi ialah kulit yang kekurangan air dan tampak kusam serta kencang.
Akibat kekurangan sebum, seseorang dengan kulit kering memiliki pori-pori wajah yang kecil dan hampir tidak pernah berjerawat. Akan tetapi tanpa minyak kulit kehilangan kelembapan alami sehingga memungkin tampak kasar dan bersisik bahkan kerutan dapat tampak lebih jelas.
Kondisi kulit kasar serta bersisik tersebut dapat diatasi dengan beberapa cara berikut ini:
Baca juga: Siap-siap Gobyos! Ini Rekomendasi Warung Oseng Mercon di Jogja
Penggunaan sabun atau produk perawatan kulit wajah yang tidak sesuai bisa menjadi sumber kondisi kulit kering. Pastikan produk skincare terhindar dari kandungan alkohol, sulfat (seperti sodium lauryl sulfate, sodium laureth sulfate, atau ammonium laureth sulfate), pewangi, atau bahan aktif seperti retinoid atau retinol dimana kandungan tersebut justru membuat kulitmu jauh lebih kering.
Setelah mandi atau mencuci muka, seka sisa air dengan handuk lembut dan segeralah aplikasikan pelembab di wajah untuk mengunci kelembaban kulit. Kulit kering disarankan untuk memilih pelembab dengan tekstur krim sebab lebih efektif dan minim iritasi. Serta pilihan pelembab yang setidaknya mengandung satu atau beberapa bahan ini antara lain jojoba oil, dimethicone, gliserin, hyaluronic atau lactic acid, lanolin, atau shea butter.
Mengurangi waktu mandi yakni cukup 5-10 menit atau frekuensi mencuci muka sekali atau dua hari sekali ialah cara sederhana demi menjaga kelembapan alami pada kulit.
Tak hanya mengandalkan kemampuan serum, pelembap, dan produk perawatan lain untuk mengatasi kulit kering dan bersisik. Kamu juga dapat melakukan perawatan sederhana di rumah, mengandalkan bahan-bahan dapur.
Misalnya membuat masker alpukat atau masker susu, membersihkan wajah dengan minyak zaitun, atau eksfoliasi dengan oatmeal yang dicampur madu. Untuk membuat masker susu sendiri cukup sederhana, hanya dengan memasukkan selembar kain bersih ke susu dingin lalu kenakan kain pada bagian wajah yang kering selama 10 menit, kemudian bilas wajah. Susu memiliki sifat anti radang dan anti gatal alami, sedangkan kandungan asam laktat membantu pengelupasan alami pada kulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Kapan waktu terbaik membeli tiket pesawat? Simak jarak ideal pemesanan domestik dan internasional serta hari yang bisa dicoba.
Lomba Baris-Berbaris DIY 2026 di Mandala Krida menguji ketahanan pelajar. Simak peserta yang sempat drop hingga daftar juara LBB.