DPAD DIY Terus Ajak Masyarakat Luas Nonton Diorama
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus memperkenalkan Diorama Arsip Jogja kepada masyarakat luas.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Belakangan ini cuaca di Jogja sangat panas. Kondisi ini bisa memengaruhi kulit jika tidak dilakukan perawatan yang baik.
Jika kulit dibiarkan terpapar sinar matahari, maka bisa mengakibatkan berbagai masalah mulai dari penuaan dini, kulit terbakar, hingga bintik hitam.
Untuk mengurangi efek negatif dari paparan sinar UV, Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.
"Tetap di tempat teduh pada saat matahari terik di siang hari. Kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghindari sinar UV pada saat berada di luar ruangan," tulis BMKG, seperti diberitakan Harianjogja.com sebelumnya.
Tidak hanya itu, perawatan khusus kulit juga perlu dilakukan. Seperti kiat menjaga kulit agar tetap sehat berikut ini, melansir Antara dari Oriflame:
Pada pukul 11.00-14.00, indeks sinar ultraviolet cukup tinggi. Puncaknya berlangsung pukul 11.00 hingga 12.00 WIB. Indeks UV akan menurun mulai pukul 14.00 WIB dan hilang sepenuhnya di seluruh wilayah Indonesia pada pukul 17.00 WIB.
Meskipun pada waktu tersebut cuaca sedang berawan dan tidak terasa menyengat, usahakan untuk tetap berada di dalam ruangan karena sinar UV tetap dapat mengenai kulit.
Gunakan sunscreen atau tabir surya saat di luar maupun di dalam ruangan karena paparan harian terhadap agresor eksternal, seperti sinar UV dan polusi dapat menyebabkan kerusakan pada kulit. Kerusakan pada kulit ditandai dengan kulit kusam, dehidrasi, hingga penuaan dini.
Baca juga: Terbaru! 9 Model Rambut Wanita 2023
Sinar UV dapat menembus ke dalam ruangan melalui celah dan jendela sehingga seseorang perlu tetap menggunakan tabir surya setiap hari meskipun berada di dalam ruangan.
Pilih tabir surya yang memiliki kandungan Sun Protection Factor (SPF) yang sesuai. SPF merujuk pada kemampuan tabir surya untuk melindungi kulit dengan angka beragam, mulai dari SPF 15, SPF 30, hingga SPF 50. Untuk penggunaan sehari-hari, gunakan tabir surya dengan SPF 50 sebagai perlindungan yang optimal.
Pastikan kulit ternutrisi dengan baik untuk menjaga kulit tetap sehat saat cuaca panas menyengat. Sebagai perlindungan tambahan, seseorang bisa menggunakan rangkaian produk perawatan kulit agar kulit tetap sehat dan terhidrasi meski berada di cuaca panas. Gunakan produk perawatan kulit di pagi dan malam hari untuk mempercepat regenerasi kulit.
Pilih produk perawatan kulit dan tabir surya yang sesuai dengan kondisi kulit. Jenis kulit setiap orang yang berbeda memerlukan produk perawatan kulit yang berbeda. Oleh sebab itu, perhatikan kandungan bahan dalam produk dan gunakan sesuai kebutuhan dan jenis kulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus memperkenalkan Diorama Arsip Jogja kepada masyarakat luas.
Gunungkidul ajukan pembangunan 9 jembatan senilai Rp27 miliar. Gantikan crossway rawan banjir demi kelancaran akses warga.
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Piala Presiden 2026 libatkan 64 klub dari 38 provinsi. Erick Thohir sebut ajang ini jadi kunci pembinaan sepak bola dari akar rumput.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.