New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Pernikahan Yakup Hasibuan dan Jessica Mila/tangkapa layar - Novita Sari Simamora
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebagai pasangan suami istri perlu mendiskusikan bagaimana dalam pengelolaan uang dalam kehidupan pernikahan.
Kenapa? Karena saat berumah tangga sangat mungkin menghadapi masalah keuangan, pengeluaran, dan kebiasaan menabung dari latar belakang dan pengalaman yang sama sekali berbeda.
BACA JUGA: 8 Tips Aman dan Nyaman Keliling Indonesia Pakai Mobil
Hal ini membuat pengelolaan uang sebagai pasangan suami istri sedikit rumit apalagi sebagai pengantin baru. Mempelajari cara mengelola finansial dalam kehidupan pernikahan membutuhkan waktu.
Banyak pasangan mungkin menunda membicarakan uang sebelum menikah, padahal ini penting untuk keberlangsungan kehidupan pernikahan. Kenali situasi keuangan masing-masing, seperti berapa banyak kartu kredit yang dimiliki dan bagaimana dalam membelanjakan uang yang dimiliki.
Memahami dengan baik kebiasaan belanja dan gambaran keuangan pasangan akan membantu Anda membuat keputusan tentang cara menggabungkan uang setelah menikah.
Kenali seperti apa utang yang dimiliki pasangan Anda sebelum menggabungkan keuangan. Jika diperlukan, Anda dapat bekerja sama untuk melunasi hutang. Sampai pernikahan terjadi, pisahkan keuangan Anda, misalnya, cobalah untuk menghindari membuka rekening bersama. Pelajari lebih banyak strategi untuk membayar utang.
Setelah melakukan pertunangan atau lamaran, buka rekening tabungan yang diperuntukkan bagi tujuan keuangan dan pengeluaran masa depan Anda dan pasangan. Secara umum, banyak ahli merekomendasikan untuk menyisihkan setidaknya 10 persen dari pendapatan gabungan ke dalam tabungan setiap bulan. Tabungan pernikahan yang tersisa dapat diteruskan untuk kebutuhan lainnya, seperti uang rumah atau keperluan lain.
Kumpulkan semua tagihan dan dokumen lalu hitung berapa banyak Anda akan mengeluarkan pengeluaran setiap bulan dan berapa banyak pendapatan gabungan yang akan dimiliki. Lalu, ada gunanya menetapkan batas pengeluaran. Sebelum memutuskan semuanya, sepakati sejumlah uang yang dapat dibelanjakan masing-masing tanpa berbicara satu sama lain terlebih dahulu.
Dalam hal menangani keuangan, ada baiknya keduanya mengambil peran, misalnya satu orang mungkin mengambil tagihan sehari-hari, sedangkan yang lain menangani investasi jangka panjang dan rencana pensiun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.
Presiden Prabowo Subianto memberhentikan sementara Wagub Babel Hellyana terkait kasus pidana. Gubernur kini menjalankan tugas wakil gubernur.