Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Ilustrasi tubuh lemas saat puasa./Freepik\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Saat berpuasa jika merasa sering mengantuk itu pertanda bahwa tubuh sedang tidak bugar, menurut dr. Bonnie Medana Pahlavie, MKK Pembimbing Kesehatan Kerja Muda Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta
"Mengantuk [saat puasa] itu salah satu warning bahwa tubuh kita dalam keadaan tidak bugar," kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) melansir dari Antara.
Bugar merupakan kondisi satu tingkat di atas sehat, sebab tubuh mampu untuk melakukan pekerjaan sehari-hari dalam durasi yang relatif lama tanpa kendala yang berarti.
"Bugar itu next level-nya dari sehat. Orang sehat, belum tentu bugar. Tapi orang bugar, tentu sehat," ujarnya.
Kurangnya istirahat atau kualitas tidur yang buruk, terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat olahan, tidak mengonsumsi gizi seimbang, dehidrasi, hingga kurangnya aktivitas fisik ialah beberapa faktor penyebab tubuh tidak bugar saat berpuasa.
Menurut Bonnie, komponen yang berhubungan dengan kesehatan dan keterampilan adalah dua dua komponen yang perlu diperhatikan untuk mengetahui apakah tubuh sedang dalam kondisi bugar atau tidak.
Dimana, komponen yang berhubungan dengan kesehatan ialah kekuatan otot, komposisi tubuh atau indeks massa tubuh (IMT), kelenturan atau fleksibilitas tubuh, dan daya tahan jantung serta paru.
Sedangkan komponen yang berhubungan dengan keterampilan terdiri dari kecepatan dalam menggerakkan tubuh, kecepatan reaksi terhadap rangsangan, power untuk bekerja secara eksplosif, kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi seluruh bagian tubuh.
Bonnie mengatakan terdapat dua metode yang bisa dilakukan setiap orang untuk mengukur kebugaran tubuhnya secara mandiri yaitu rockport atau berlari kecil sejauh 1,6 kilometer dan tes jalan selama enam menit.
"Kalau rockport, yang dihitung adalah waktunya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berlari sejauh 1,6 kilometer. Sedangkan tes jalan enam menit yang dihitung adalah jaraknya, seberapa jauh dia bisa berjalan dalam waktu tersebut," jelas Bonnie.
Lebih mudah lagi kini ada aplikasi pengukuran kebugaran dengan mengunduh aplikasi SIPGAR yang dikembangkan oleh Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan RI.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna tak hanya dapat mengetahui status kebugaran tubuhnya namun akan mendapatkan rekomendasi latihan fisik dan olahraga yang sesuai guna meningkatkan kebugaran.
Adapun cara untuk meningkatkan kebugaran saat puasa secara umum, Bonnie menganjurkan untuk memilih asupan yang baik saat sahur, kelola istirahat dengan baik, berolahraga, dan tidak berbuka puasa secara berlebihan.
"Dengan begitu kita bisa meningkatkan imunitas dan kebugaran kita. Produktivitas pun akan meningkat, begitu juga dengan ibadah tentu akan meningkat," tutup Bonnie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep menewaskan lima orang. Sebanyak 232 korban berhasil dievakuasi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.