Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Hyejeong Shin, 29, perempuan Korea Selatan yang menyamar jadi remaja 16 tahun. / ABC7NY
Harianjogja.com, NEW JERSEY—Sebuah cerita menghebohkan datang dari seorang perempuan yang memalsukan identitasnya demi menyamar menjadi remaja. Ia bahkan mendaftar di sekolah menengah karena ingin nostalgia jadi siswa.
Melansir Oddity Central, seorang wanita Korea Selatan berusia 29 tahun memalsukan akte kelahirannya untuk menyamar sebagai remaja berusia 16 tahun. Tak hanya itu, ia mendaftar di sekolah menengah New Jersey dan mengklaim bahwa dia melakukannya hanya karena nostalgia.
Hyejeong Shin, nama perempuan itu baru-baru ini menjadi berita utama internasional usai pura-pura jadi remaja 16 tahun di New Brunswick High School, New Jersey, Amerika Serikat. Hanya beberapa hari dalam petualangan sekolah menengahnya, staf sekolah menemukan bahwa perempuan asal Korea Selatan itu telah memalsukan akte kelahirannya untuk mendapatkan izin masuk.
Penemuan itu terjadi selama proses pemeriksaan, tetapi baru-baru ini terungkap informasi yang menunjukkan bahwa Shin juga dilaporkan oleh sejumlah siswa yang mulai bertingkah aneh dengannya. Kendati demikian, Shin mengklaim bahwa dia tidak pernah bermaksud menyakiti siapapun dan bahwa dia hanya ingin menghilangkan pengalaman yang membuatnya merasa paling aman saat tumbuh dewasa.
"Tidak pernah ada orang atau siswa manapun yang dalam bahaya dan seluruh kasus ini, lebih tentang klien saya yang ingin kembali ke tempat yang aman dan ramah [yaitu sekolah menengah]," ujar pengacara Shin, Darren Gelber, kepada pengadilan.
Shin baru-baru ini mengaku bersalah atas sejumlah dakwaan yang diajukan padanya. Ia terancam hukuman maksimal lima tahun penjara, tetapi pengacaranya berusaha mati-matian untuk meyakinkan pengadilan bahwa kliennya kesepian dan bingung.
Menurut pengacara, Shin baru saja keluar dari perceraian yang kontroversial dan seluruh keluarganya berada di Korea Selatan, jadi dia tidak punya siapa-siapa untuk mendukungnya. Shin akhirnya teringat kembali pada waktunya di sekolah menengah dan suasana yang sangat dia rindukan, jadi dia memutuskan untuk berpura-pura kembali ke sekolah.
Pengacara Gelber mengakui bahwa seluruh situasi ini sangat aneh dan mungkin sangat sulit untuk dipahami orang lain. Kendati demikian, ia menambahkan bahwa meskipun ada masalah pribadi yang perlu dihadapi Hyejeong Shin, dia tidak pernah bermaksud untuk menyakiti siapapun.
Rupanya, penampilan muda Shin membodohi staf sekolah menengah dan siswa remaja lainnya, karena tidak ada yang menduga bahwa dia berusia lebih dari satu dekade dari teman-temannya. Namun, begitu ada pemeriksaan ulang dokumen dan sikapnya yang dirasa aneh oleh siswa lain, kebohongannya pun terbongkar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.