Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Peneliti dari Karolinska Institutet di Swedia dan University of Copenhagen di Denmark melalui sebuah studi yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menemukan pagi hari ialah waktu terbaik berolahraga demi membakar lebih banyak lemak.
Profesor di departemen kedokteran molekuler dan bedah serta departemen fisiologi dan farmakologi di Karolinska Institute Juleen R. Zierath menyatakan temuan ini dapat bermanfaat bagi orang yang kelebihan berat badan dan sedang berjuang untuk menurunkan berat badan.
“Olahraga di pagi hari bisa lebih efektif daripada olahraga di malam hari dalam hal meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak dan berolahraga pada waktu ini terbukti bermanfaat bagi orang yang kelebihan berat badan,” ujarnya melansir dari Medical Daily dan New York Post.
BACA JUGA: Empat Tips Lari Maraton Bagi Pemula
Berolahraga pada waktu yang berbeda dalam sehari memengaruhi tubuh dengan cara yang berbeda sebab proses biologis bergantung pada ritme sirkadian.
Dalam studi ini, peneliti mempelajari dua kelompok tikus, di mana satu kelompok melakukan latihan intensitas tinggi di pagi hari, sedangkan kelompok lain melakukan rutinitas yang sama di malam hari.
Setelah menganalisis berbagai proses biologis dan penanda metabolisme lemak pada kedua kelompok. Peneliti mencatat bahwa waktu olahraga dapat menyempurnakan metabolisme adiposa guna meningkatkan homeostasis energi pada penyakit kardiometabolik.
Sebelumnya, studi dari Warren Alpert Medical School di Brown University menemukan berolahraga pada waktu yang sama setiap hari secara teratur menghasilkan penurunan berat badan yang baik dibandingkan dengan berolahraga pada waktu yang acak dalam sehari.
Studi pada 2019 mengklaim bahwa konsistensi waktu jauh lebih efektif dibandingkan waktu tertentu dalam sehari latihan rutin dalam memastikan keberhasilan penurunan berat badan maupun pemeliharaan berat badan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Studi terhadap hampir 67.000 wanita pascamenopause menemukan Planetary Health Diet dikaitkan dengan risiko kardiovaskular 28% lebih rendah.
Vivo V70 Lite 4G dikabarkan hadir dengan baterai 8.100mAh, pengisian 44W, layar AMOLED 120Hz, dan kamera 50MP.
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.
BNPB mencatat korban meninggal akibat gempa NTT mencapai 91 jiwa dan 161.084 pengungsi hingga Minggu, 23 Agustus 2026.
Kabut asap menyelimuti Pekanbaru dengan jarak pandang 2,5 km. Kualitas udara sangat tidak sehat, PM2,5 mencapai 170 mikrogram.