BGN Tutup Dapur MBG Karangturi Usai Siswa SMKN 6 Semarang Keracunan
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Rambut berwarna memang memberi pesona yang berbeda, yakni tampil lebih unik dan segar. Namun cara merawatnya tidak kalah sulit dengan merawat rambut keriting. Penggunaan produk yang tidak tepat berisiko membuat warna rambut lebih cepat pudar, rambut kering, rontok, bahkan lebih mudah patah.
Agar usaha mewarnai rambut tidak sia-sia, perhatikan hal-hal berikut ini agar warna rambutnya lebih tahan lama dan rambut tetap sehat:
Semakin sering keramas maka semakin cepat pula warnanya pudar. Jika baru saja mewarnai rambut disarankan untuk keramas dua hari setelahnya sehingga kutikula rambut dapat menyerap pigmen warna dengan sempurna. Cukup keramas sebanyak dua hingga tiga kali seminggu dan jika rambut mulai lepek gunakanlah dry shampoo.
Baca juga: 5 Tes Kesehatan Ini Wajib untuk Deteksi Dini Penyakit
Sulfat ialah senyawa kimia yang sering ditemui dalam produk sampo dan conditioner, yang berfungsi membersihkan rambut dari minyak dan kotoran. Penggunaan sulfat lumrah dan aman digunakan dalam produk pembersih namun rambut yang berwarna cenderung lebih sensitif dan rapuh, selain itu sulfat ikut berpartisipasi dalam memudarkan warna rambut.
Hindari pula penggunaan sampo anti ketombe atau yang mengandung zinc, selenium sulfide, dan sulfur karena dapat melunturkan warna rambut dan tekstur rambut pun jadi kering.
Rambut berwarna yang kering dan rapuh, membuat warna rambut lebih rentan pudar. Oleh karenanya penting untuk menghidrasi rambut, caranya ialah cukup dalam sekali seminggu gunakanlah masker khusus rambut berwarna mulai bagian tengah hingga ujung rambut dan biarkan setidaknya selama satu jam.
Penggunaan sampo saat keramas bertujuan untuk membersihkan kulit kepala dari debu yang menumpuk, jadi pastikan mencuci rambut untuk fokus pembersihan akar dan bukan pada bagian tengah hingga ujung rambut, sehingga warna rambut akan lebih tahan lama.
Demi tampil lebih menawan dengan warna rambut yang unik nan beda, keinginan untuk men-styling rambut pun meningkat. Tetapi suhu tinggi dari alat catok maupun hair dryer dapat memudarkan warna rambut apalagi jika dilakukan setiap hari, sama halnya dengan air panas untuk keramas. Solusinya sebelum menata rambut gunakanlah vitamin atau serum agar rambut terlindungi.
Bukan hanya kulit paparan langsung sinar matahari tidak baik untuk rambut berwarna, selain memudarkan warna lebih cepat, rambut jauh lebih mudah rusak karena matahari dapat merusak matriks rambut, yakni sel yang menghasilkan rambut baru saat rambut mati dan rontok. Saat beraktivitas diluar gunakanlah topi untuk melindungi rambutmu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Polres Bantul menyita 1.053 pil sapi dari seorang pemuda di Pandes II, Pleret. Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat.
DIY mengalami deflasi 0,31% pada Juli 2026. BPS menyebut turunnya harga cabai, bawang, dan tomat menjadi penyebab utama.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja cerah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Simak prakiraan cuaca DIY dan kota-kota besar di Indonesia.
Rizky Ridho mengakui kesalahan fatal saat Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026 dan bertekad bangkit menghadapi Singapura.
Nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif cenderung melemah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Simak faktor yang memengaruhinya.