Hari Penting 3 Agustus, Ada Sindrom Cloves hingga Kasus Korupsi Soeharto
Tanggal 3 Agustus adalah hari memperingati sindrom cengkih atau cloves di dunia. Sindrom ini biasanya muncul saat sejak lahir.
Salah satu upaya mengakrabkan hubungan ayah dan anak./artefak
Harianjogja.com, JAKARTA— Setiap orang tua memiliki seni dan gaya yang berbeda dalam merawat, mengasuh dan membesarkan anak. Namun, jangan juga untuk mengajarkan anak untuk disiplin tanpa hukuman.
Dilansir dari Parents, Kamis (2/2/2023), ada beberapa tips yang bisa orang tua lakukan agar tidak frustrasi saat merawat dan membesarkan anak. Jangan lupa memberikan anak kesempatan dan ruang untuk mandiri dan mengenal dirinya sendiri.
1. Tetapkan batas pintar. Anak-anak menginginkan adanya batasan, untuk membantu memahami dan mengelola dunia yang seringkali membingungkan. Tunjukkan cinta Anda dengan menetapkan batasan, agar anak Anda dapat menjelajahi dan menemukan minat mereka dengan aman.
2. Jangan memotong kemampuan anak Anda. Balita biasanya ingin menunjukkan kemandiriannya kepada orang sekitarnya. Ajari mereka untuk menyimpan mainan mereka, membersihkan piring mereka dari meja, dan memakai pakaian mereka sendiri, biarkan mereka. Berikan tanggung jawab kepada anak, agar dia bertanggung jawab kepada diri sendiri, ini juga demi kewarasan Anda.
3. Jangan mencoba memperbaiki semuanya. Berikan anak-anak kecil kesempatan untuk menemukan solusi bagi diri mereka sendiri. Ketika Anda dengan penuh kasih mengakui adanya frustrasi kecil, maka Anda mengajari mereka kemandirian dan ketahanan.
4. Ingatlah bahwa disiplin bukanlah hukuman. Menegakkan batasan sebenarnya tentang mengajari anak-anak bagaimana berperilaku menjadi seseorang yang lebih baik. Disiplin juga akan membantu mereka menjadi kompeten, peduli, dan memegang kendali.
5. Anak-anak tidak dapat menyerap terlalu banyak aturan. Lupakan berdebat tentang hal-hal kecil seperti pilihan mode dan sesekali bahasa toilet. Berfokuslah pada hal-hal yang benar-benar penting seperti tidak boleh memukul, berbicara kasar, atau berbohong.
6. Ciptakan waktu berkualitas Anda sendiri. Bermain dengan anak-anak Anda. Biarkan mereka memilih aktivitas, dan jangan khawatir tentang aturan. Ikuti saja arusnya, dan bersenang-senanglah. Itulah nama permainannya.
7. Membaca buku bersama setiap hari. Mulailah saat mereka baru lahir; bayi suka mendengarkan suara orang tuanya. Berilah pelukkan kepada anak Anda. Buku akan memberikan pengalaman dan ikatan yang hebat, sehingga membuat mereka siap untuk membaca seumur hidup.
8. Jadwalkan waktu khusus harian. Biarkan anak Anda memilih aktivitas di mana Anda berkumpul bersama selama 10 atau 15 menit tanpa gangguan. Tidak ada cara yang lebih baik bagi Anda untuk menunjukkan cinta Anda.
9. Waktu keluarga. Sumber daya terbesar yang belum dimanfaatkan yang tersedia untuk meningkatkan kehidupan anak-anak kita adalah waktu bersama orang tua mereka. Anak-anak yang sudah sekolah biasanya lebih mudah dalam masalah, dan umumnya mereka mengatasi persoalan dengan lebih baik, sekali bisa menganggap sebagai pelajaran dalam kehidupan.
10. Membuat kenangan hangat. Anak-anak Anda mungkin tidak akan mengingat apa pun yang Anda katakan kepada mereka, tetapi mereka akan mengingat ritual keluarga—seperti waktu tidur dan malam permainan—yang Anda lakukan bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Tanggal 3 Agustus adalah hari memperingati sindrom cengkih atau cloves di dunia. Sindrom ini biasanya muncul saat sejak lahir.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Kemenkop mempercepat operasional 37 ribu Kopdes Merah Putih dan menyiapkan Inpres untuk penguatan ekonomi desa.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.