Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ilustrasi masa subur/ist-classic105
Harianjogja.com, JOGJA—Seorang ibu yang menginginkan kehamilan perlu mengenali masa suburnya. Masa subur atau masa ovulasi adalah saat di mana sel telur matang dilepaskan dari ovarium ke rahim.
Pada masa ini muncul tanda-tanda yang dirasakan pada tubuh seorang ibu, salah satunya keluar lendir bening dari vagina. Saat seperti ini adalah momen tepat untuk berhubungan intim dengan suami jika ingin mendapatkan kehamilan.
Biasanya para ibu yang sudah mengenal masa suburnya sudah tidak membutuhkan sistem kalender karena sudah mengenali kondisi khusus yang dirasakannya.
Baca juga: Ini Penyebab Lutut Sakit saat Naik Turun Tangga dan Jongkok
Dilansir dari Prenagen, saat berhubungan di masa subur, potensi akan terjadinya pembuahan menjadi lebih besar ketimbang di waktu lainnya, karena di masa ini sel telur di rahim siap untuk dibuahi. Ada pun perhitungan waktu ovulasi yaitu, ke-13 atau 14 sejak perempuan mengalami siklus haid di bulan tersebut.
Berikut ini ciri-ciri seorang ibu sedang mengalami masa subur:
Apabila Anda sadari, tanda tubuh sedang masa subur adalah dorongan seks yang kuat selama beberapa hari. Apabila dalam suatu hari, tiba-tiba ibu merasa gairah seks meningkat dan terus menginginkan pasangan di ranjang selama beberapa malam, kemungkinan besar ia sedang berovulasi. Meningkatnya gairah seks ini adalah sinyal alami tubuh saat ia sedang siap untuk segera bereproduksi.
Ketika masa ovulasi, terdapat sedikit cairan transparan yang lengket dari vagina Ibu. Teksturnya sangat mirip putih telur, namun cairan ini bukanlah keputihan, melainkan cairan yang bisa memudahkan sperma bergerak di dalam rahim. Di samping itu, cairan transparan yang bukan keputihan ini juga cara alami untuk memberitahu kondisi tubuh sedang dalam masa subur. Saat ovulasi inilah waktunya untuk lebih dekat dengan pasangan, jika Ibu sedang mengharapkan kehadiran buah hati.
Ketika Ibu dalam masa ovulasi, rahim akan menjadi lebih terbuka dan menjadi lunak. Saat berhubungan intim, mungkin akan terasa sedikit sakit, sebab vagina mengeluarkan lebih banyak pelumas akibat sekresi lendir lebih pada masa ini. Suami mungkin akan mengatakan jika leher rahim ibu lebih cepat basah dan lembut. Hal itu menandakan salah satu ciri-ciri masa subur.
Kebanyakan perempuan merasakan sakit dada pada periode ini. Tetapi, tanda ini bisa jadi kurang menonjol mengingat sakit di dada bisa disebabkan oleh berbagai hal. Namun, perempuan yang merasa payudaranya sakit setelah siklus haid usai, maka itu adalah sinyal jika tubuh edang dalam masa subur.
Sebagian perempuan juga mungkin mengalami nyeri ringan pada perut bagian bawah, baik di kanan atau kiri, saat memasuki masa subur. Rasa nyeri ini dapat berlangsung selama beberapa menit atau jam. Dilihat dari segi medis, sakit di perut bawah kiri atau kanan ini dikenal sebagai sensasi mittelschmerz. Ibu mungkin mengalami rasa mual atau keluarnya cairan vagina bersamaan dengan rasa sakit tersebut.
Kebanyakan perempuan mendapatkan bercak coklat ketika ovulasi. Hal ini disebabkan folikel telur hadir untuk melepaskan telur yang menyebabkan bercak. Jika menemukan bercak coklat pada pakaian, itu tandanya ibu sudah memasuki masa ovulasi dan siap berhubungan seks jika sedang mengharapkan kehamilan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.