Penelitian : Jarang Ada Serangan Jantung pada Pria Muncul Tanpa Gejala

Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari Minggu, 06 November 2022 17:47 WIB
Penelitian : Jarang Ada Serangan Jantung pada Pria Muncul Tanpa Gejala

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA - Serangan jantung biasanya dianggap menyerang secara tiba-tiba, tetapi hal ini jarang terjadi.

BACA JUGA : Kenali Serangan Jantung

Karena ternyata, ada banyak tanda bahaya yang dapat mengingatkan Anda beberapa lama sebelum serangan muncul. Gejala juga dapat menyerang lebih awal, demikian menurut sebuah studi.

Penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Heart Association di Dallas memberikan wawasan tentang gejala umum yang mendahului serangan jantung pada pria.

Studi ini menyoroti gejala umum yang mendahului serangan jantung pada 567 pria berusia 35 hingga 65 tahun, berdasarkan tinjauan grafik retrospektif. Hampir 80 persen dari gejala tertentu terjadi antara empat minggu dan satu jam sebelum serangan jantung mendadak.

Dari mereka yang memiliki gejala, 56 persen mengalami nyeri dada; 13 persen, sesak napas; empat persen, pusing, pingsan atau jantung berdebar-debar.

Penelitian juga mengungkapkan 53 persen memiliki gejala sebelum serangan jantung.

Laporan dari temuan menunjukkan bahwa setiap pria paruh baya dengan nyeri dada atau sesak napas mungkin mengalami serangan jantung.

Jadi, jika Anda pria paruh baya mengalami gejala baru atau mengganggu seperti berikut segeralah konsultasi ke dokter.

Sangat penting bahwa Anda merespons secara tepat waktu untuk setiap gejala yang menyerupai serangan jantung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online