8 WNI Disebut Jadi Tentara Rusia, BIN dan Kemlu Turun Tangan
Delapan WNI disebut menjadi tentara Rusia. BIN dan Kemlu RI menelusuri dugaan perekrutan serta memverifikasi informasi tersebut.
Ilustrasi penyintas kanker - Reuters/Jim Bourg
Harianjogja.com, JOGJA—Kasus kanker di negara-negara berkembang terus meningkat lebih tinggi dibandingkan di negara maju. Diduga penyebabnya terkait sistem deteksi dini yang belum optimal.
Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia Aru Wisaksono Sudoyo menerangkan peningkatan kanker di negara berkembang mencapai 50% dibandingkan negara maju. “Ini karena di negara maju lebih bagus deteksi dini dan langkah pencegahan," kata Aru dikutip dari Antara, Selasa (25/10/2022).
Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya melakukan mendeteksi dini dan menjaga gaya hidup sehat agar terhindar dari risiko-risiko yang membuat seseorang menderita kanker.
Menjaga pola makan yang sehat dan rutin berolahraga dapat membuat individu terhindar dari obesitas, kondisi yang meningkatkan risiko kanker.
Asupan nutrisi yang baik juga berpengaruh dalam pencegahan serta penanganan pasien kanker. Bukan cuma soal mengonsumsi makanan sehat agar terhindar dari risiko kanker, pasien kanker juga harus dipastikan mendapat nutrisi yang cukup demi kualitas hidup yang baik.
Aru mencontohkan di Eropa sudah ada integrasi soal nutrisi dalam mempertahankan kualitas hidup pasien kanker.
"Nutrisi jadi bagian integral dalam tim multidisiplin pengelolaan pasien kanker," jelas dia.
Dalam menjalankan terapi, pasien kanker seringkali mengalami penurunan nafsu makan, disertai rasa mual, muntah, sariawan, rasa logam di mulut, diare, dan rasa tidak nyaman lainnya, sehingga mengurangi nafsu makan dan bahkan minum yang akhirnya dapat menyebabkan malnutrisi.
Kondisi malnutrisi tentu saja dapat berdampak pada keberhasilan terapi.
"Oleh karena itu perlu upaya pencegahan malnutrisi pada pasien kanker dengan berbagai intervensi dan solusi, termasuk melalui kolaborasi multi-disiplin tim onkologi dengan tim gizi klinis agar hasil terapi kanker pada pasien menjadi lebih optimal," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Delapan WNI disebut menjadi tentara Rusia. BIN dan Kemlu RI menelusuri dugaan perekrutan serta memverifikasi informasi tersebut.
SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Kamis 3 September 2026, digelar di Nanggulan. Simak jadwal, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Sleman September 2026 tersedia di Satpas, MPP, Bus SIM Keliling Malam, dan Simmade. Cek jadwal, lokasi, serta syaratnya.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek SIM Keliling, SIMMADE, SIMPITU, hingga layanan malam.
Pemkab Bantul mengejar surplus beras 100.000 ton pada 2026 melalui perluasan lahan, percepatan masa tanam, dan mekanisasi pertanian.
Jadwal KA Bandara YIA 3 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA–Jogja dan Jogja–YIA dari pagi hingga malam.