Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ilustrasi kegiatan touring dengan menggunakan sepeda motor./Istimewa-Honda
Harianjogja.com, JOGJA-Hujan bisa menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Terlebih jika pengendara kurang berhati-hati di jalanan, maka peristiwa kecelakaan tidak bisa dihindarkan lagi.
Pengendara sepeda motor sebaiknya mempersiapkan dengan lebih baik seandainya dihadapkan dalam cuaca hujan lebat dan diharuskan untuk menggunakan sepeda motor dalam mendukung mobilitas.
Baca juga: Bunda, Kenali 5 Penyebab Keguguran Berikut Ini!
Berikut ini tips aman berkendara saat hujan, berdasarkan rilis yang diterima Harianjogja.com dari Astra Motor Yogyakarta:
Banyak pengendara yang tidak menghiraukan perlengkapan berkendara khususnya saat hujan tiba. Contohnya adalah penggunaan sandal atau yang lebih bahaya adalah tanpa menggunakan alas kaki. Direkomendasikan para pengendara menggunakan cover sepatu hujan agar bisa tetap menggunakan sepatu saat berkendara di tengah kondisi hujan.
Tidak lupa juga pengendara disarankan untuk menggunakan jas ujan model baju dan celana yang berwarna cerah. Untuk visor helm sebaiknya juga menggunakan kaca yang bening. Visor jenis ini dapat membantu pandangan pengendara saat berkendara di tengah hujan lebat dibandingkan dengan visor berwarna gelap.
Hujan lebat dapat menimbulkan risiko turunan yaitu pohon tumbang karena terpaan angin yang kencang. Bagi pengendara yang berteduh sebaiknya jangan di bawah pohon atau di tempat yang banyak pepohonan. Selain itu bagi pengendara yang harus tetap melanjutkan perjalanan sebaiknya memilih rute jalan yang tidak terlalu banyak pepohonan di tepi jalan.
Saat hujan deras atau hujan badai sebaiknya gunakanlah kecepatan rendah atau jangan ngebut. Hal ini dikarenakan jalan yang sangat licin dan juga terpaan angin yang kencang yang dapat mengakibatkan keseimbangan kita dalam bekendara terganggu.
Apabila kita berkendara di kondisi cuaca normal/cerah untuk jarak berkendara kita dengan pengendara yang lain dengan kecepatan 30 km/jam sebaiknya 15 meter (jarak minimal). Semakin tinggi kecepatan kita dalam berkendara maka untuk jarak aman dengan pengendara yang lain akan semakin jauh. Namun saat kondisi hujan deras sebaiknya kita perlu menambah jarak aman kita dengan pengendara yang lain sekitar 17 meter. Hal ini agar kita dapat mengantisipasi apabila ada bahaya mendadak.
“Dalam kondisi cuaca yang tidak menentu, pengendara direkomendasikan untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik. Pastikan selalu #Cari_Aman agar kita selalu selamat sampai tujuan, bahkan saat berkendara dalam kondisi hujan lebat sekalipun," tutur Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.