10 Tips Hemat BBM untuk Mobil Matic, Bensin Lebih Irit
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Flek hitam pada wajah
Bisnis.com, JAKARTA - Kulit yang terpapas matahari tanpa perlindungan yang tepat seperti memakai tabir surya, bisa berisiko terbakar sinar matahari, kerusakan akibat sinar matahari, penuaan dini, kanker kulit, hingga melasma kumis.
Melasma kumis. juga dikenal sebagai kumis matahari adalah kondisi kulit berpigmen yang menyebabkan bercak coklat tua atau coklat keabu-abuan pada kulit wajah, paling sering ditemukan di bibir atas.
Kondisi ini cenderung memburuk selama bulan-bulan musim panas karena paparan sinar matahari atau panas yang meningkat dan sering, kata Melanie Palm, MD, dokter kulit bersertifikat di Art of Skin MD, dilansir dari Verywell.
Meskipun melasma bukanlah ancaman kesehatan atau tanda sesuatu seperti kanker kulit, tetap saja membuat frustrasi untuk hidup.
Dermatologis berbagi bagaimana kumis matahari disebabkan, tips tentang cara mencegahnya, dan perawatan potensial untuk menghilangkannya.
Melasma terjadi ketika ada peningkatan aktivitas melanosit—sel yang memproduksi pigmen yang disebut melanin—di kulit, kata Susan Massick, MD, dokter kulit bersertifikat dan profesor dermatologi di Ohio State University College of Medicine.
Menurut Marisa Garshick, MD, FAAD, dokter kulit bersertifikat di MDCS Dermatology di New York, ketika seseorang memiliki satu atau lebih dari faktor-faktor ini, itu dapat meningkatkan peluang mereka terkena melasma atau kumis melasma.
Misalnya, jika seseorang mengalami fluktuasi hormon seperti estrogen atau progesteron karena kehamilan atau penggunaan pil kontrasepsi dan mendapat banyak paparan ultraviolet (UV), hal itu dapat memicu melanosit untuk meningkatkan melanin di area kulit yang terpapar. ke matahari. Hal ini dapat menyebabkan kulit menjadi gelap dan mengakibatkan hiperpigmentasi atau menyebabkan pembentukan bercak melasma.
Melasma dapat muncul sebagai hiperpigmentasi atau sebagai bercak gelap dan coklat di dahi, pipi, bibir atas, dan bagian lain dari wajah atau leher. Kumis matahari juga bisa muncul di bawah setiap lubang hidung atau di seluruh bibir atas, memberikan penampilan seperti kumis.
Melasma kumis seharusnya tidak menyebabkan ketidaknyamanan atau pembengkakan.
"Ini biasanya tanpa gejala dan tidak menyebabkan rasa sakit atau gatal," kata Garshick. “Konon, itu bisa membuat orang merasa minder atau malu.”
Melasma kumis bisa menyerang siapa saja, namun Palm mengatakan wanita usia subur (20 hingga 40 tahun) lebih mungkin mengalami kondisi kulit ini dibandingkan pria.3 Itu karena wanita memiliki hormon progesteron dan estrogen yang bisa memicu sel-sel kulit memproduksi hormon pigmen yang menyebabkan melasma.
Orang dapat mencegah kondisi tersebut dengan menghindari sinar matahari atau membatasi paparan sinar matahari dan melakukan hal-hal berikut:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Pengiriman chipset smartphone global turun 15% di semester I-2026. Qualcomm dan MediaTek tertekan, Apple & Samsung naik. Simak analisis lengkap Counterpoint!
Indonesia menempati peringkat kedua dunia sebagai negara dengan jumlah universitas terbanyak, mencapai 3.277 kampus. Simak daftar lengkap 10 negara teratas.
Putri Kusuma Wardani bertahan di peringkat 6 dunia BWF per 30 Juli 2026. Pebulu tangkis Indonesia itu hanya terpaut 565 poin dari posisi lima besar yang ditempa
Wakil Ketua DPRD Bantul, Agung Laksmono, mendorong pengembangan pariwisata menjadi salah satu cara Kabupaten Bantul memperkuat kemandirian fiskal di tengah kebi
Harga emas Antam di Pegadaian turun Rp12.000 per gram pada Kamis 30 Juli 2026. Harga emas 1 gram kini Rp2.706.000, sementara buyback Rp2.406.000.