Kamu Lulusan SMA/SMK dan Ingin Kerja di Dunia Penerbangan? Ada Info Menarik nih!
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Perempuan yang sedang mengalami menstruasi atau haid perlu menjaga kebersihan area kewanitaan selama siklus itu berlangsung. Rutin mengganti pembalut adalah salah satu cara agar area kewanitaan tetap terjaga kebersihannya.
Menstruasi sendiri merupakan proses dimana organ reproduksi wanita untuk bersiap jika terjadi kehamilan. Proses ini ditandai dengan penebalan dinding rahim yang berisi pembuluh darah. Jika kehamilan tidak terjadi, endometrium akan luruh dan keluar bersama darah saat menstruasi.
Saat menstruasi, wanita wajib menjaga kebersihan organ intimnya untuk menghindari adanya kotoran yang memicu terjadinya penyakit. Lantas, berapa kali sebaiknya ganti pembalut saat menstruasi?
Baca juga: Dimulai pada Usia 9-12 Tahun, Ini Tanda-tanda Menstruasi yang Sehat
Dilansir dari Halodoc, pembalut membantu menampung dan menyerap darah menstruasi. Masing-masing wanita akan memiliki aliran darah haid yang berbeda. Ada yang keluar sangat banyak, ada yang wajar.
Kebersihan selama menstruasi tidak bergantung pada merek pembalut. Apapun pembalut yang dipilih, seorang wanita harus tetap menggantinya secara teratur. Selain rasa nyaman, mengganti pembalut secara teratur akan mencegah kamu mengalami infeksi bakteri dari darah haid.
Selain alasan kesehatan, saat volume darah yang keluar sangat deras, pembalut bisa saja mengalami kebocoran, karena tidak cukup menyerap darah yang keluar. Untuk mengantisipasinya, saat aliran darah deras, kamu disarankan untuk lebih rutin mengganti pembalut, setiap 4-6 jam sekali. Hal tersebut berarti, kamu disarankan untuk mengganti pembalut sebanyak 4-6 kali sehari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.