Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Strada Band./Instagram @stradaofficial_
Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 11 orang pengunjung terluka akibat konser di rooftop Seven Sky Lippo Plaza yang ricuh pada Minggu (12/6/2022) malam.
Video tentang kericuhan tersebut viral di media sosial dan tersebar di grup-grup aplikasi perpesanan. Ratusan orang terlibat saling lempar dan kondisinya mencekam.
Konser yang berujung keributan dan merusak beberapa fasilitas itu dibawakan oleh grup band bernama Strada. Siapa mereka?
Dilansir dari Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Strada diketahui sebagai band bergenre akustik koplo. Adapun Strada menjadi penampil dalam konser ricuh tersebut yang bertajuk Malam Ambyar. Strada sempat mengisi beberapa lagu di rooftop Seven Sky Lippo Plaza sebelum amarah penonton tersulut hingga berakhir ricuh.
Dari akun resminya di Instagram yakni stradaofficial_, band tersebut melayani penampilan berbagai macam acara seperti gathering dan pesta ulang tahun. Mereka telah merilis lagu orisinil mereka bergenre akustik koplo yang berjudul "Ajur-ajuran" yang berhasil menggaet 24.000 penonton di akun Youtube mereka.
Baca juga: Konser di Mall Lippo Plaza Rusuh, Sultan Angkat Bicara
Kini, akun resmi band Strada diikuti oleh 1429 followers, sedangkan akun Youtube mereka sudah menghimpun 21,178 views sejak dibuat pada 1 Februari 2022 yang lalu.
Manajer Operasional Expo Productions atau penyelenggara acara pertunjukan musik, Hangga Bagaswara, menjelaskan bahwa, insiden ricuh itu terjadi di luar area konser. Adapun lokasi ricuh berada di wilayah parkiran pusat perbelanjaan itu.
"Korban luka dari pengunjung. Untuk sementara terakhir saya diinfokan 11 masuk IGD Siloam," katanya Senin (13/6/2022).
Kericuhan itu juga memantik Gubernur DIY untuk berkomentar. Sri Sultan HB X mengatakan jika konser tersebut tidak berizin maka sepenuhnya menjadi wewenang kepolisian.
Sultan mengatakan konser musik dengan kuota seperti normal sudah diperbolehkan di DIY karena statusnya di level 1 PPKM. Namun protokol kesehatan harus tetap ditaati dalam pelaksanaannya.
"Bisa konser, bisa, enggak ada masalah, saya malah enggak tahu itu [ada kericuhan konser di Lippo Plaza]," katanya di Kompleks Kepatihan, Senin (13/6/2022) sore.
"Ya level 1 bisa pertunjukan kan sudah bisa, yang penting prokes dijaga," imbuh Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com, Instagram
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
TPR lama Parangtritis dibongkar di Bantul, akses wisata dialihkan sementara dan jalur utama ditata ulang untuk kelancaran lalu lintas.
Apple Shortcuts di iOS bisa digunakan untuk melacak iPhone hilang lewat foto dan lokasi otomatis sebagai lapisan keamanan tambahan.
“Restorasi Gumuk Pasir menjadi salah satu program unggulan dalam penataan kawasan wisata pantai selatan,"
Sarwendah bantah keras fitnah ikut pesugihan di Gunung Kawi. Kuasa hukum sebut itu murni syuting horor dan bidik konten video Pesulap Merah.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.