Toilet Sudah Dibersihkan tapi Tetap Bau? Ini Solusinya
Bau toilet yang membandel bisa dipicu bakteri hingga kebocoran kloset. Simak 7 cara menghilangkan bau toilet secara efektif di rumah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Menjelang Lebaran, banyak yang memilih untuk melakukan penataan ruang tamu. Selain menempelkan berbagai dekorasi, pengecatan dinding juga dilakukan. Tujuannya, tidak lain adalah untuk membuat tamu yang akan berkunjung saat Lebaran merasa betah.
Namun, tahukah Anda, jika saat melakukan pengecatan, pemilihan warna cat dinding ruang tamu menjadi hal yang harus dipikirkan. Sebab, selain untuk membuat orang betah berada di ruang tamu, masalah keberuntungan juga harus menjadi pertimbangan.
Berikut beberapa warna cat ruang tamu yang diyakini membawa keberuntungan :
- Coklat, kuning dan warna tanah diyakini menstabilkan dan memberikan kenyamanan orang yang ada di dalam ruang tamu.
- Putih dan abu-abu bisa menjadi pilihan warna bagi Anda untuk ruang tamu. Putih dan abu-abu diyakini memantulkan lebih banyak cahaya ke dalam ruang dan membawa lebih banyak kegembiraan ke dalam hidup.
- Hitam dan abu-abu diyakini akan menciptakan ketenangan.
- Hijau, biru, dan teal diyakini akan membuat orang yang ada di ruang tamu lebih bersemangat.
- Merah, merah muda dan jingga juga diyakini akan membawa keberuntungan dan semangat bagi orang yang ada di ruang tamu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bau toilet yang membandel bisa dipicu bakteri hingga kebocoran kloset. Simak 7 cara menghilangkan bau toilet secara efektif di rumah.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.