Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Serap 650 Pekerja
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
Alat uji untuk mendeteksi Covid-19 dengan metode kumur (gargling) yakni BioSaliva yang merupakan inovasi terbaru hasil kolaborasi Bio Farma dan perusahaan rintisan bioteknologi Nusantics./Antararn
Harianjogja.com, JAKARTA — Sebuah penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa PCR kumur memiliki sensitivitas yang tinggi untuk mendeteksi Covid-19.
Berdasarkan penelitian tersebut, didapatkan sensitivitas 91,38% untuk PCR kumur bila dibandingkan dengan PCR nasofaring dan orofaring untuk spesimen swab dengan CT value <35.
Dr. Adam Prabata melalui akun Instagram @adamprabata, memaparkan bahwa penelitian ini melibatkan total 310 orang di RSUP Dr. Kariadi dan RS Nasional Diponegoro. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PCR kumur dapat menjadi salah satu pilihan metode pemeriksaan untuk Covid-19, selain melalui hidung (nasofaring) atau mulut (orofaring).
Usap hidung dan usap tenggorokan tidak nyaman bagi kebanyakan orang. Tes berbasis air liur atau kumur menawarkan pilihan yang jauh lebih nyaman yang cepat dan mudah untuk diselesaikan. Namun, banyak yang bertanya-tanya tentang keakuratannya dibandingkan dengan usap hidung.
Menurut tinjauan data yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine, angka di antara keduanya sebanding. Tes usap hidung atau tenggorokan memiliki akurasi 85 persen dalam mendeteksi infeksi positif Covid-19, dan tes berbasis air liur berada di belakang dengan tingkat keberhasilan 83 persen.
Studi juga melaporkan bahwa pengujian berbasis air liur cukup akurat dalam mengidentifikasi kasus negatif dengan benar, dengan tingkat akurasi 99 persen. Tinjauan data merupakan kompilasi dari enam belas studi yang melibatkan 5.900 peserta.
Jika Anda telah terpapar virus atau berencana bepergian, Anda perlu dites. Anda dapat memilih dari opsi pengujian, termasuk tes PCR cepat dan tes antigen cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
Pemda DIY memperkuat kesiapsiagaan bencana saat peringatan 20 tahun Gempa Jogja dengan menekankan budaya sadar risiko dan mitigasi.
China meluncurkan Shenzhou-23 dengan misi eksperimen tinggal satu tahun di stasiun antariksa Tiangong di tengah persaingan antariksa dengan AS.