Jumlah Kantor Cabang Bank BUMN hingga Swasta Turun Drastis
Riau, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Sumatra Barat, dan Jawa Tengah menjadi lima wilayah dengan penurunan jumlah kantor bank terbanyak.
Tersedak/verywealth
Harianjogja.com, JAKARTA - Tersedak merupakan respons tubuh terhadap benda yang tersangkut di tenggorokan, menghalangi aliran oksigen, sehingga membuat Anda tidak dapat bernapas dengan benar. Tanda-tandanya termasuk kesulitan bernapas, sulit berbicara, batuk, kulit atau bibir membiru hingga kehilangan kesadaran.
Saat tersedak, biasanya kita akan langsung mencengkram tangan ke tenggorokan, dan orang di sekitar kita entah keluarga atau teman langsung menolong dengan menepuk-nepuk punggung kita. Akan tetapi, bagaimana saat Anda tersedak, tidak ada orang disekitar Anda yang bisa membantu? Apa yang bisa Anda lakukan?
Direktur medis Lakes Urgent Care di West Bloomfield Sanford Vieder mengatakan, saat Anda tersedak, penting untuk mencatat tingkat kemampuan bernapas Anda. Jika Anda masih bisa batuk, mengucapkan beberapa kata atau bisa bersuara dengan cara apapun, itu berarti jalan napas Anda tidak sepenuhnya tersumbat.
Meskipun minum air adalah salah satu cara yang seringkali dilakukan untuk meredakan kondisi ini, faktanya orang yang tersedak justru tidak boleh minum cairan apapun sebelum jalan napas mereka bersih kembali. Sebab, minum cairan justru dapat memperburuk kondisi orang tersebut. Demikian dilansir dari Health Digest, Rabu (9/2/2022).
Sebaliknya, usahakan untuk batuk, agar bisa mengeluarkan apapun yang mungkin tersangkut di tenggorokan Anda.
Jika ternyata benda tersebut tidak dapat keluar padahal Anda sudah berusaha untuk batuk, cobalah untuk melakukan Self-Heimlich. Caranya, kepalkan tangan Anda lalu letakkan sisi ibu jari di antara pusar dan tulang rusuk Anda.
Selanjutnya, ambil tangan Anda yang lain dan letakkan di atas kepalan tangan Anda. Dengan gerakan cepat dan kuat, dorong tangan Anda lurus ke belakang perut.
BACA JUGA: Pembalap MotoGP Nikmati Mandalika dengan Bersantai Minum Kelapa
Pakar CPR menjelaskan, hal tersebut akan memberi tekanan pada bagian bawah diafragma, menekan paru-paru dan kemudian mendorong udara ke atas melalui tenggorokan Anda untuk membersihkan tenggorokan Anda dari benda tersebut. Untuk memberikan tenaga tambahan, Anda juga bisa menerapkan manuver ini sembari bersandar pada sandaran kursi atau meja.
Setelah melakukan metode ini, pastikan untuk mendapatkan perawatan medis untuk memeriksa apakah Anda mengalami cedera dan memastikan jalan napas Anda sudah bersih sepenuhnya.
Agar kejadian seperti ini tidak terjadi pada Anda, usahakan untuk meminimalisir risiko tersedak, misalnya fokus saat makan (tidak melakukan hal lain seperti bermain handphone, ngobrol dan lainnya) serta berhati-hati saat menggigit dan mengunyah makanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Riau, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Sumatra Barat, dan Jawa Tengah menjadi lima wilayah dengan penurunan jumlah kantor bank terbanyak.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.