Alex Marquez Diduga Melaju 212 Km/Jam Saat Crash Horor
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Dewasa ini menikah muda seolah menjadi tren yang sedang berkembang di masyarakat.
Padahal, menikah bukanlah perkara mudah, apalagi menikah di usia muda. Sebab, menikah tidak hanya menyangkut materi, tapi juga kesadaran mandiri dari masing-masing pasangan. Selain itu, menikah muda juga akan menimbulkan persoalan dalam hal tanggung jawab masing-masing pasangan.
Oleh karena itu ada beberapa pertimbangan yang harus Anda pikirkan terkait keputusan menikah muda. Berikut hal yang harus dipertimbangkan saat memutuskan menikah muda ;
Komitmen tinggi harus dipegang oleh pasangan yang akan menikah muda. Sebab, bisa saja kehidupan pasanhan akan mengalami perubahan yang drastis.
Mental yang stabil harus dimiliki saat Anda menikah muda. Karena pernikahan tidak hanya menyatukan dua orang yang berbeda, tetapi juga dua keluarga.
Biaya yang tidak sedikit akan dikeluarkan oleh pasangan saat sesudah menikah. Oleh karena itu kestabilan finansial harus jadi pertimbangan sebelum memutuskan menikah muda.
Pembagian peran disini penting karena saat sesudah menikah Anda akan dihadapkan banyaknya tantangan. Tak hanya tantangan finansial, tapi juga tantangan dalam merawat dan mengasuh anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
TBY menggelar Ekspresi Seni Kontemporer Lintas Generasi di Jogja dengan menghadirkan tiga koreografer dari generasi berbeda.