Kejagung Selidiki Dugaan Pengurusan Perkara Aspidum Sumsel
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.
Ilustrasi perselingkuhan./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Saat ini emak-emak lagi ramai takut suaminya berselingkuh akibat kebanyakan nonton series Layangan Putus yang diperankan Reza Rahardian dan Anya geraldine. Apalagi memang perselingkuhan kadang terjadi di lingkungan kantor akibat pertemuan yang intens.
Seksolog Dokter Boyke Dian Nugraha pun mengingatkan agar berhati-hati dengan kebiasaan memanggil teman kerja dengan panggilan sayang, karena bisa menjadi pintu masuk perselingkuhan dengan sesama rekan kerja. Apalagi panggilan sayang bisa bikin orang jadi baper.
"Ke teman yang lawan jenis kadang orang suka memanggil dengan panggilan sayang seperti Beb, Cin, Say. Mereka juga memanggil dengan panggilan sayang tersebut lewat aplikasi messenger. Apalagi sudah akrab kerja satu kantor, misalnya \'Cin tungguin dong\' atau \'Mau makan di mana Beb?\', ini berbahaya," kata dr Boyke.
Sebab lama-lama, kata dr Boyke, kebiasaan memanggil rekan kerja dengan panggilan tersebut bisa berubah menjadi perselingkuhan kering.
"Perselingkuhan kering itu, perselingkuhan menggunakan kata-kata mesra berkomunikasi sehari-hari dan juga di aplikasi perpesanan," kata dia.
Sementara, perselingkuhan kering ini terjadi ketika salah satu pasangan suami istri mengalami permasalahan ketidakharmonisan dalam rumah tangga dan berujung curhat kepada rekan kerja.
"Ketika salah satu mengalaminya permasalahan seks di rumahnya, atau kadang orang yang bekerja membawa permasalahan ke rumah, misalnya capek atau kesal. Dan akhirnya curhat dengan rekan kerja dia lagi ribut sama pasangan, nah ini lama-lama menjurus pada perselingkuhan basah," ucapnya.
Perselingkuhan basah yaitu perselingkuhan yang dilakukan dengan cara kencan bertemu langsung, jalan-jalan sambil bertatapan intens, mengobrol berdua, atau paling parah melakukan hubungan seks dengan pasangan selingkuh.
Menurut penelitian dokter Boyke, sebanyak 20-30 persen perselingkuhan kering akhirnya berujung pada perselingkuhan basah.
"Mereka mengatakan, sebenarnya kita awalnya tidak ada niat kok dok buat selingkuh, paling banyak loh begitu mengatakan, ini gara-garanya cara ngobrol dengan teman kantor," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.
Prabowo Subianto menyoroti eksportir sawit dan batu bara yang menyimpan devisa hasil ekspor di luar negeri, bukan di Indonesia.
Kejagung dalami dugaan jual beli LHP Ombudsman RI yang menyeret Ketua Ombudsman nonaktif Hery Susanto dalam kasus suap.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Kemenkop mempercepat operasional 37 ribu Kopdes Merah Putih dan menyiapkan Inpres untuk penguatan ekonomi desa.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.