OMC di IKN Dimulai, 800 Kg Garam Disemai untuk Picu Hujan
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA-Banyak orang tidak menyadari bahwa cara keramas yang mereka lakukan selama ini ternyata salah dan berisiko terhadap masalah rambut seperti ketombe, kulit kepala gatal, kulit merah, dan ruam.
Itu sebabnya penting sekali untuk menerapkan cara keramas yang tepat guna menjaga kesehatan rambut. Karena alasan itu juga, Anda perlu selektif dalam memilih shampo.
Ada empat risiko yang terjadi bila salah memakai shampo atau bahkan keramas tanpa hati-hati. Dikutip dari NSSG Club, berikut ulasan lengkapnya.
1. Tidak Menyisir Rambut Sebelumnya
Kesalahan yang sering terjadi saat keramas adalah tidak menyisir rambut sebelumnya. Sehingga dampaknya, rambut mengalami masalah kerontokan.
2. Menggunakan Produk yang Sama
Menggunakan shampo yang sama, tentu tidak ada salahnya. Tetapi para ahli mengatakan, akan lebih baik bila mengganti produk shampo setiap dua bulan. Jika tidak diganti, ini bisa menyebabkan masalah pada rambut salah satunya kerusakan rambut.
3. Terlalu Banyak Memakai Shampo
Ada yang mengatakan memakai shampo yang banyak, bisa menyehatkan dan menjaga rambut tetap bersih dan wangi. Ternyata sebaliknya, terlalu banyak menggunakan shampo justru akan merusak rambut Anda.
4. Keramas Menggunakan Air Terlalu Panas
Meski mandi air panas menjadi cara yang tepat untuk menghangatkan badan. Tapi bila air yang digunakan terlalu panas, apalagi saat sedang keramas, hal itu bisa menyebabkan masalah di rambut. Salah satunya rontok dan rambut kering.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 23 Agustus 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Bapanas mencatat penyaluran CBP mencapai 1,65 juta ton hingga Agustus 2026 untuk menjaga pasokan dan mengendalikan harga beras.
Simak jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo pada Senin 17 Agustus 2026, lengkap dengan jam keberangkatan dari Tugu dan Kutoarjo.
DPRD Jogja menyoroti digitalisasi bansos dan potensi tumpang tindih anggaran dengan Dindukcapil terkait Identitas Kependudukan Digital.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 23 Agustus 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.