Tiga Pelaku Pencurian Tower BTS di Banyumas Dibekuk Polisi
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Pawon Gendis, Dwi Martuti Rahayu, menunjukkan proses produksi cokelat di dapur produksi miliknya di Dusun Salakmalang, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang, Rabu (13/2/2019).-Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, JAKARTA - Cokelat menjadi salah satu bahan yang digunakan untuk membuat beraneka ragam menu. Mulai dari cake, puding, hingga minuman.
Nggak bisa dipungkiri juga, banyak orang yang menyukai cokelat karena rasanya yang manis dan cenderung bikin nagih. Eits, tapi pasti kalian penasaran kan, sebenarnya ketika makan cokelat ada manfaatnya nggak sih?
Tentu ada dong! Salah satunya cokelat memberi manfaatkan untuk kulit. Itu karena ada kandungan antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan meningkatkan aliran darah.
Selain itu, ketika kalian mengonsumsi cokelat hitam alias dark chocolate misalnya, kandungan flavanolnya bermanfaat untuk sistem peredaran darah yang dapat meningkatkan suplai darah, sehingga membuat baik untuk kesehatan jantung dan otak.
Hal lain yang luar biasa ketika kamu mengonsumsi cokelat adalah perasaan yang rileks. Itu karena cokelat mengandung senyawa yang namanya phenylethylamine (PEA). Biasanya zat senyawa ini dilepaskan ketika jatuh cinta.
Nggak heran, ketika kita mengonsumsi cokelat, timbul rasa bahagia yang disebabkan karena zat kimia tersebut berhasil merangsang pusat kesenangan di otak. Nah, agar mendapat manfaat tersebut, kira-kira berapa ya takaran tepat mengonsumsi cokelat per hari?
Ahli gizi seperti dikutip laman Loffieciel merekomendasikan untuk sering mengonsumsi cokelat dalam porsi kecil. Aturan takarannya, bagi pria dan wanita dewasa yang nggak punya masalah kesehatan berarti, dapat mengonsumsi 30-50 gram cokelat hitam setiap hari.
Jika dalam keseharianmu beraktivitas fisik tinggi, dapat mengonsumsi 1,5 kali lebih banyak dari takarannya. Untuk cokelat putih, pengonsumsiannya tak lebih dari 20 gram per hari.
Selain itu, ahli gizi juga menyarankan, dalam pengonsumsian cokelat ada baiknya dimakan dalam beberapa waktu setiap bar-nya. Misalnya saat pagi hari, makan cokelat lemak dan karbohidrat yang terkandung didalamnya akan diserap lebih baik.
Ketika makan sore hari, cokelat akan meningkatkan produksi hemoglobin. Kemudian di malam hari, makannya sepotong cokelat karena dapat membantu stres release dan membuatmu lebih tenang.
Sekarang, kamu sudah tahu kan manfaat yang bisa didapatkan ketika mengonsumsi cokelat? So, jangan takut buat mengonsumsinya setiap hari karena kamu sudah tahu takarannya.
So, mulai sekarang, kamu nggak perlu khawatir lagi buat nyetok cokelat di rumah, biar hari-harimu jadi makin #serumaksimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.