BLT Kesra Rp900 Ribu Cair, Ini Cara Cek Lewat HP
BLT Kesra Rp900 ribu untuk tiga bulan mulai dicairkan. Penerima dapat mengecek status bantuan melalui HP via situs Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.
Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Pawon Gendis, Dwi Martuti Rahayu, menunjukkan proses produksi cokelat di dapur produksi miliknya di Dusun Salakmalang, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang, Rabu (13/2/2019).-Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan oleh The Journal of Nutritional Biochemistry, menyebut, jika makan cokelat bisa mencerahkan suasana hati, dan ternyata sangat sehat untuk Anda.
Dalam studi kontrol acak dengan orang dewasa mulai usia 20 hingga 30 tahun, ditentukan bahwa cokelat hitam dengan 85% kakao terkait dengan suasana hati yang lebih baik dan usus yang lebih sehat.
Uji coba dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan kandungan kakao, satu kelompok makan cokelat hitam dengan 70% kakao, yang lain dengan 85% dan mengonsumsi cokelat yang ditentukan setiap hari selama periode tiga minggu.
Di akhir uji coba, peserta diukur menggunakan Positive and Negative Affect Schedule (PANAS), yang mampu melacak perubahan emosi mingguan pada klien. Kelompok yang mengonsumsi 85% dark chocolate mengalami penurunan "pengaruh negatif" dari PANAS, dibandingkan dengan kelompok 70%.
Para peneliti studi ini bahkan mengambil langkah lebih jauh dengan mengevaluasi efek pengubah suasana hati dari cokelat hitam dan bagaimana hal itu terkait dengan mikrobiota usus.
Untuk konteksnya, kesehatan usus dan kesehatan mental telah dikaitkan dalam berbagai penelitian. Menurut Harvard Health, makan makanan yang mengandung bahan kimia tambahan dan diproses secara ultra dapat berdampak negatif pada bakteri sehat di usus Anda, meningkatkan risiko penyakit, dan memengaruhi suasana hati Anda secara negatif. Sebaliknya, sebuah penelitian di Molecular Psychiatry mampu menghubungkan konsumsi makanan sehat dan perlindungan terhadap depresi—seperti diet Mediterania tradisional, yang pro-inflamasi dan penuh dengan makanan sehat usus.
Untuk menjaga usus yang sehat, diet harus mengandung jumlah makanan prebiotik dan probiotik yang bermanfaat. Makanan prebiotik datang dalam bentuk serat makanan, yang memberi makan bakteri "ramah" di usus Anda dan membuat sistem pencernaan Anda berkembang. Makanan probiotik adalah bakteri hidup dan ragi yang baik untuk sistem pencernaan Anda dan dapat membantu meningkatkan dan memulihkan flora usus Anda (bakteri yang hidup di saluran pencernaan Anda).
Cokelat hitam berfungsi sebagai prebiotik dalam usus, mengingat kandungan seratnya yang tinggi. Menurut Departemen Pertanian AS, cokelat hitam antara 70% dan 85% mengandung 11 gram serat untuk 101 gram cokelat batangan (sekitar 3,5 ons). Semakin tinggi persentase kakao dalam batangan, semakin tinggi kandungan seratnya—dan semakin banyak kebaikan prebiotik untuk dimakan flora usus Anda. Jadi memang benar makan sedikit cokelat hitam jika Anda sedang dalam suasana hati yang aneh dan menginginkan sesuatu yang manis. Anda akan merasa lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
BLT Kesra Rp900 ribu untuk tiga bulan mulai dicairkan. Penerima dapat mengecek status bantuan melalui HP via situs Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.