Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ilustrasi makanan yang boleh dikonsumsi selama menjalani diet keto/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Diet keto atau diet ketogenik adalah diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak yang punya banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Dilansir dari Health Line, ketosis merupakan metabolisme di mana tubuh Anda menggunakan lemak untuk bahan bakar, bukan karbohidrat. Memodifikasi diet Anda dengan metode ini dapat membantu Anda memasuki ketosis lebih cepat.
Metode diet keto mampu menurunkan gula darah dan kadar insulin dan menggeser metabolisme tubuh dari karbohidrat dan menuju lemak dan keton. Selain itu, diet ketogenik dapat membantu Anda menurunkan berat badan sedikit lebih banyak daripada diet rendah lemak.
Hal ini sering terjadi dengan lebih sedikit rasa lapar. Diet keti dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menyebabkan kehilangan lemak, yang mengarah pada manfaat kesehatan yang signifikan bagi penderita diabetes tipe 2 atau pra-diabetes.
Diet rendah karbohidrat, protein sedang, dan tinggi lemak. Biasanya mengandung 70 persen lemak, 20 persen protein, dan hanya 10 persen karbohidrat.
Diet ini melibatkan periode pemberian kembali karbohidrat yang lebih tinggi, seperti 5 hari ketogenik diikuti oleh 2 hari karbohidrat tinggi.
Diet ini memungkinkan Anda untuk menambahkan karbohidrat di sekitar latihan.
Diet ini mirip dengan diet ketogenik standar, tetapi mencakup lebih banyak protein. Rasionya sekitar 60 persen lemak, 35 persen protein, dan 5 persen karbohidrat.
Namun, hanya diet ketogenik standar dan protein tinggi yang telah dipelajari secara ekstensif. Diet ketogenik siklis atau bertarget adalah metode yang lebih maju dan terutama digunakan oleh binaragawan atau atlet.
Bagi Anda yang ingin menjajal diet keto, berikut 6 manfaat diet keto atau ketogenik bagi kesehatan tubuh seperti dilansir dari Health Line, Rabu (15/12/2021).
Diet ketogenik dapat membantu meningkatkan faktor risiko seperti lemak tubuh, kadar kolesterol HDL (baik), tekanan darah, dan gula darah.
Diet keto ini sedang dieksplorasi sebagai pengobatan tambahan untuk kanker, karena dapat membantu memperlambat pertumbuhan tumor.
Diet keto juga dapat membantu mengurangi gejala penyakit Alzheimer dan memperlambat perkembangannya.
Penelitian berhasil menunjukkan bahwa diet ketogenik dapat menyebabkan pengurangan kejang yang signifikan pada anak-anak epilepsi.
Meskipun penelitian masih diperlukan lebih lanjut, namun salah satu studi telah menemukan bahwa diet keto membantu memperbaiki gejala penyakit Parkinson.
Diet ketogenik juga dapat membantu mengurangi kadar insulin, yang mungkin memainkan peran kunci dalam sindrom ovarium polikistik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.