Berbekal Asian Cadet Junior, Alden Kejar Podium Anggar Internasional
Atlet muda anggar DIY Alden Samuel Mahardita siap mengejar target naik podium ajang anggar internasional.
temu wicara bertajuk Cahaya dari Museum yang menjadi rangkaian kegiatan Sumonar 2021 di Pendopo Ajiyasa Jogja National Museum (JNM), Sabtu (11/12/2021). - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Ketertarikan kaum milenial terhadap museum bisa dibangun dengan menempatkan media visual interaktif. Media visual interaktif bisa memberikan pengalaman baru atau new experience sesuai dengan karakteristik anak muda zaman sekarang.
Product Manager Visual Instrument PT Epson Indonesia Muhammad Noval memaparkan generasi Y dan Z sebagai pembawa tren yang kuat memiliki karakteristik penutur digital, ketertarikan dengan sosial media tinggi, pembelajar sendiri, interaktif serta fleksibel.
“Tertarik dengan pengalaman baru, belajar, eksplorasi, dan membagi ke orang-orang, dan di sini lah museum bisa masuk lewat tema-tema yang interaktif,” ujarnya dalam temu wicara bertajuk Cahaya dari Museum yang menjadi rangkaian kegiatan Sumonar 2021 di Pendopo Ajiyasa Jogja National Museum (JNM), Sabtu (11/12/2021).
Noval mengungkapkan ada sejumlah alasan orang pergi ke museum. Pertama, museum sebagai media edukasi untuk belajar sesuatu yang baru. Alasan lainnya, museum menjadi pusat sejarah, media belajar kebudayaan, menjadi inspirasi untuk anak muda mendapatkan pandangan baru serta interaksi.
Epson hadir untuk membantu museum mewujudkan proyeksi visual sebagai pengalaman media. Proyeksi visual dipilih karena tidak terbatas fasad, pemeliharaan mudah, dan aksesnya juga gampang.
Beragam peralatan disediakan Epson untuk menghadirkan pengalaman baru bermedia, seperti lighting projectors, laser light sources, ultra short throw, yang bisa dipilih untuk beragam kebutuhan museum.
Direktur Museum Ullen Sentalu Daniel Haryono menjelaskan beragam program yang ada di Ullen Sentalu, antara lain program hidup, menghidupkan benda yang ada di museum bukan sekadar artefak.
Dia berupaya mengangkat Museum Ullen Sentalu bukan sekadar museum konvensional yang memamerkan dan memberikan informasi tentang koleksi melainkan memberikan pengalaman kepada pengunjung.
Salah satunya, dengan membuat museum sebagai venue. Namun, ia memastikan kegiatan yang ada di Museum Ullen Sentalu selalu berkaitan dengan visi dan misi museum.
Sejumlah perhelatan yang pernah diadakan di Ullen Sentalu, antara lain, ICCT Dunia Batik, World of Arcaheological Wonders (WOW), dan Asia Tri. “Kami juga menampilkan pertunjukan di museum,” ucapnya.
Project Director Sumonar Ishari Sahida yang akrab disapa Ari Wulu mengungkapkan Sumonar sengaja mengundang orang yang bergerak di bidang kearsipan kebendaan dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya untuk memberikan hal yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo menyebut motor listrik nasional sebagai contoh Indonesia Incorporated melalui kolaborasi swasta, BUMN, dunia usaha, dan akademisi.
Hiromu Tanaka mengaku gugup saat pertama kali bermain di luar Jepang bersama PSS Sleman. Ia kini beradaptasi dengan cuaca Indonesia.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.