Masjid Sheikh Zayed Solo Gelar Festival Haji dan Kurban 50 Sapi
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.
Batuk merupakan salah satu gejala infeksi paru-paru/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA – Ameer Azzikra, putra almarhum ustaz Arifin Ilham meninggal dunia pada Senin (29/11/2021) akibat infeksi liver dan infeksi paru-paru.
Infeksi paru-paru terjadi akibat kehadiran mikroorganisme. Bakteri, virus, dan jamur kerap menjadi penyebab infeksi ini. Bronkitis, pneumonia, dan bronkiolitis merupakan jenis infeksi pada paru yang umum terjadi akibat serangan mikroorganisme tersebut.
Dilansir dari Health Line, mikroorganisme yang paling umum yang bertanggung jawab untuk bronkitis meliputi virus seperti virus influenza atau respiratory syncytial virus (RSV). Sementara itu, bakteri seperti Mycoplasma pneumonia, Chlamydia pneumonia, dan Bordetella pertussis.
Infeksi paru-paru seperti pneumonia biasanya ringan, tetapi bisa serius, terutama bagi orang dengan sistem kekebalan yang lemah atau kondisi kronis, seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
Gejala infeksi paru-paru bervariasi dari ringan hingga berat. Tergantung pada beberapa faktor, termasuk usia dan kondisi kesehatan.
Gejala yang ditimbulkan juga tergantung pada penyebab infeksi, apakah disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Gejalanya mungkin mirip dengan pilek atau flu, tetapi cenderung bertahan lebih lama.
Simak 10 gejala infeksi paru-paru seperti dikutip dari Health Line, Senin (29/11/2021). Segera cek selagi masih muda!
Batuk membantu membersihkan tubuh Anda dari lendir yang dihasilkan dari peradangan saluran udara dan paru-paru. Lendir ini mungkin juga mengandung darah.
Penderita bronkitis atau pneumonia, akan mengalami batuk yang menghasilkan lendir kental yang mungkin memiliki warna berbeda, seperti jernih, putih, hijau, dan abu-abu kekuningan. Batuk dapat bertahan selama beberapa minggu bahkan setelah gejala lain membaik.
Nyeri dada yang disebabkan oleh infeksi paru-paru sering digambarkan sebagai rasa sakit seperti ditusuk. Nyeri dada cenderung memburuk saat batuk atau bernapas dalam-dalam. Terkadang rasa sakit yang tajam bisa dirasakan di punggung bagian tengah hingga atas.
Demam terjadi saat tubuh Anda mencoba melawan infeksi. Suhu tubuh normal biasanya sekitar 37°C. Jika Anda memiliki infeksi paru-paru bakteri, demam bisa naik setinggi 40,5 °C.
Setiap demam tinggi di atas 38,9 °C sering menyebabkan banyak gejala lain, seperti berkeringat, panas dingin, nyeri otot, dehidrasi, sakit kepala, dan lemas. Segera periksa ke dokter jika demam lebih dari 38,9 °C atau berlangsung lebih dari tiga hari.
Otot dan punggung Anda mungkin terasa sakit saat Anda mengalami infeksi paru-paru. Ini disebut mialgia. Kadang-kadang terjadi peradangan pada otot-otot Anda yang juga dapat menyebabkan nyeri tubuh ketika Anda mengalami infeksi.
Hidung meler dan gejala mirip flu lainnya, seperti bersin, sering menyertai infeksi paru-paru seperti bronkitis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.
Fajar/Fikri menang 40 menit atas Denmark dan melaju ke perempat final Singapore Open 2026 usai tampil tenang dan dominan.
2026 disebut era AI fisik saat teknologi mulai masuk dunia nyata melalui baterai, robot, kendaraan otonom, dan keamanan digital.
Kunjungan wisata Kulonprogo naik saat libur Iduladha 2026, namun Dispar menyebut belum signifikan dan masih menunggu data resmi.
Ranking Liga Indonesia naik lima peringkat ke posisi 20 Asia versi AFC berkat kontribusi Persib Bandung dan Dewa United di kompetisi Asia.
Disdik Gunungkidul memastikan daya tampung sekolah SPMB 2026 mencukupi. Jadwal pendaftaran TK, SD, dan SMP mulai Juni 2026.