Kisah Sukses Mamnich Angkat Potensi Lokal ke Pasar Modern
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif
Promosi film Alang-Alang-Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Huda, seorang anak kecil yang terpaksa mencuri ikan di tempat pelelangan ikan untuk bertahan hidup. Ia meninggalkan rumah setelah ibunya meninggal ditambah dengan perlakuan kasar dari ayahnya. Kerasnya hidup di pelelangan membuat Huda semakin ingin mewujudkan keinginanya, medapatkan ikan berwujud emas di laut. Pada akhirnya, seorang anak seperti Huda kehabisan pilihan dan berjuang mencari ikan berwujud emas dalam keputusasaan.
Film “Alang-Alang” merupakan film ke-3 yang diproduksi oleh rumah produksi Aksa Bumi Langit yang rencananya akan diikutsertakan dalam festival-festival internasional dan rilis di bioskop Indonesia pada kuartal II 2022. Film ini dibuat di Kota Pekalongan sebagai salah satu kota yang mempunyai histori tempat pelelangan ikan terbesar di Indonesia. Film ini diperankan oleh beberapa pemain film level nasional dan beberapa aktor lokal.
Dalam rangka memperkenalkan film ‘Alang-Alang’ kepada penonton film di Indonesia, rumah produksi Aksa Bumi Langit melakukan roadshow di 5 kota, yaitu Bandung (7 November), Malang (9 November), Yogyakarta (11 November), Semarang (15 November) dan Pekalongan (17 November). Chandra Sembiring, selaku produser, menyampaikan bahwa proses promosi ini dibuat dalam konsep workshop bersama para filmmaker dan mengajak para penggemar film dan para komunitas di kota-kota tersebut dengan berbagi dan sharing terkait proses yang dialami oleh tim Aksa Bumi Langit dalam proses perwujudan film “Alang-Alang”.
“Dalam roadshow yang kita selenggarakan, diadakan workshop yang dilakukan oleh para filmmaker seperti Yudi Datau tentang sinematografi lanskap urban, Tatam terkait proses metamorfosis dokumenter menjadi film fiksi “Alang-Alang”, Putri Ayudya terkait bagaimana mencari pemeran dan proses seni peran di film Alang-Alang, serta proses produksi yang dilakukan terkait minimasi carbon footprint selama proses produksi. Selain itu, kita juga mengadakan acara ketemu dan bincang-bincang dengan para kru dan pemain di tiap-tiap kota tersebut,” tutur Chandra.
Gagasan film “Alang-Alang” diawali dari penulis sekaligus sutradara Khusnul Khitam yang membuat dokumenter terkait ‘Alang-Alang’, istilah untuk anak-anak pencuri ikan di tempat pelelangan ikan di Kota Pekalongan di tahun 2005. Sejak 2010, Tatam (panggilan akrab Khusnul Khitam), mulai menulis cerita untuk film fiksi “Alang-Alang” sebelum akhirnya bertemu dengan Chandra Sembiring, produser film Alang-Alang, bersama rumah produksi Aksa Bumi Langit di tahun 2020 dan telah berhasil menyelesaikan proses syuting di bulan Maret 2021 di Kota Pekalongan.
“Harapan kita, film Alang-Alang dapat mengajak seluruh kita, terutama orang dewasa, untuk lebih menyadari dan terpanggil untuk berperan dalam mendukung seluruh anak-anak di sekitar kita untuk memiliki harapan baik akan masa depan mereka. Proses ini dapat terselenggara dengan kerjasama yang apik dan proses kreatif yang penuh diskusi dengan semangat yang sama mewujudkan film ini,” tutur Tatam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.
Penelitian terbaru ungkap pola tulisan tangan bisa jadi indikator awal penurunan fungsi kognitif pada lansia.
Rupiah melemah ke Rp17.800, DPR tegaskan kondisi bukan krisis 1998. Sektor perbankan dinilai masih stabil.