Serangan Drone dan Rudal Iran Hancurkan Data Center Amazon di Timur Tengah
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
Nikita Mirzani (kanan) dan Kakek Suhud (kiri)/Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA-Nikita Mirzani mengaku sedih ketika mendengar cerita Kakek Suhud, lelaki yang viral setelah meminta dagangannya dibeli Baim Wong, tapi ditolak. Menurut Nikita, Kakek Suhud bukan pengemis.
Mendengar dari cerita langsung, Nikita Mirzani percaya kalau Kakek Suhud hanya menawarkan buku juz ammah ke Baim Wong.
"Tadi gue juga sempat tanya sama bapaknya, \'bapak memang pengemis?\' Dia jawab, nggak, saya nggak ngemis. Saya cuma mau nawarin buku, tapi saya dibilang pengemis berkali-kali\'," kata Nikita Mirzani menirukan ucapan Kakek Suhud, saat ditemui di kawasan Ciledug, Tangerang, Banten, Selasa (12/10/2021).
Disebut pengemis, Kakek Suhud rupanya sedih dan menangis. Nikita Mirzani pun memahami perasaan si kakek.
"Bahkan bapak itu tadi sempat nangis, karena bapak itu sedih dibilang pengemis. Terus si Baim juga klarifikasinya sekonyong-konyong kan," ucap Nikita Mirzani.
Kakek Suhud pun meminta Baim Wong meminta maaf. Suhud juga berharap bintang film Bebas itu menghapus video yang mengunggah wajahnya.
Baca juga: Begini Momen Luna Maya Bertemu Ariel Noah, Sempat Grogi
"Jadi sebenarnya bapak itu simple aja sih, dia pengin Baim minta maaf aja sih. Dan kalau dari keluarganya minta video itu segera di-take down gitu," ujar Nikita Mirzani.
Seperti diketahui, Kakek Suhud jadi viral belakangan gara-gara niatnya meminta bantuan kepada Biam Wong ditolak dengan cara yang dianggap kurang berkenan.
Baim Wong keberatan diikuti Kakek Suhud. Suami Puala Verhoeven itu bahkan sempat memarahi Kakek Suhud dan ia menyatakan tak suka dengan cara yang dilakukan Kakek Suhud.
Tidak itu saja, Baim Wong kemudian membagikan uang kepada beberapa driver ojol di depan Kakek Suhud. Baim sengaja memberi uang kepada beberapa driver ojol, karena ingin memberi tahu kepada Kakek Suhud, bahwa ia memberikan uang kepada orang yang bekerja, bukan meminta-minta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Pemda DIY menjajaki kerja sama dengan Spanyol di bidang ekraf, pariwisata, film, budaya, dan olahraga, termasuk promosi wisata Jogja.
Joanna Wietrzyk minta maaf setelah viral buang air besar saat lomba Hyrox di Beijing. Ia mundur secara retroaktif dan melepaskan poin kemenangannya.
Panpel Persija dilarang menggelar dua laga kandang di DKI, Banten, dan Jabar serta didenda Rp40 juta usai laga kontra Persib.
Gelaran Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-Alun Kota Magelang pada 17-20 September 2026 diharapkan mampu menjadi pengungkit perekonomian daerah setempat