6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Ilustrasi makanan pedas/realfood.tesco.co
Harianjogja.com, JAKARTA – Banyak orang suka makan makanan pedas. Selain karena kebiasaan orang Indonesia yang suka makanan pedas dan rempah-rempah yang mudah ditemui di Indonesia, makanan pedas juga diketahui dapat meningkatkan nafsu makan seseorang.
Selain itu, makanan pedas memiliki banyak manfaat mulai dari membantu pencernaan, hingga dapat mengalihkan perhatian seseorang dari tekanan atau stres yang tengah dialaminya.
Meskipun makanan pedas dapat menggugah selera, makanan pedas dapat memicu sensasi terbakar di mulut hingga memicu sakit perut.
Mengutip Hello Sehat, Senin (11/10/2021), saat Anda menggigit cabai, capsaicin akan menempel di reseptor lidah sehingga memunculkan rasa pedas dan sensasi terbakar. Setelah itu, reseptor lidah membawa sinyal ke otak menandakan tubuh menyentuh sesuatu yang panas. Hal ini dapat membuat tubuh Anda berkeringat ketika kepedasan.
Untuk membantu Anda mengatasi rasa pedas dan sensasi terbakar, dr Desca Medika Hertanto, dokter spesialis penyakit dalam, melalui akun Instagramnya, Senin (11/10/2021), membagikan beberapa makanan yang dapat membantu menetralkan rasa pedas dan sensasi terbakar tersebut.
Susu adalah cara yang paling sering digunakan untuk mengatasi rasa pedas di mulut. Susu mengandung kasein dan ternyata dapat membantu menghancurkan capsaicin, penyebab mulut Anda kepedasan.
Namun, dr Desca meminta untuk berhati-hati, terutama bagi mereka yang memiliki alergi dan sensitif dengan susu. Karena, susu dapat membuat perut mereka bertambah nyeri.
“Ternyata, molekul capsaicin bersifat basa, sehingga dapat dibuat seimbang dengan minuman yang asam dengan tujuan menetralisir,” kata dr Desca.
Minuman asam mungkin dapat menjadi alternatif bagi mereka yang memiliki alergi terhadap susu. Tapi, pastikan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan terutama bagi mereka yang memiliki riwayat asam lambung karena dapat memicu naiknya asam lambung dan menyebabkan nyeri.
Roti dan nasi merupakan sumber karbohidrat dengan pati yang memberikan tekstur kasar di mulut. Reseptor lidah akan menangkap sinyal berbeda, mengecoh reseptor sehingga tidak lagi mendeteksi rasa pedas di lidah.
Juga, makanan bertepung dapat membantu menyerap sejumlah capsaicin dan mencegah senyawa ini masuk ke tubuh.
“Jadi, bisa Anda coba di rumah ya,” kata dr Desca.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.