Semua Pekerja Konstruksi di DIY Wajib Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan DIY dan Pemda gelar vendor briefing. Kontraktor diminta wajib lindungi pekerja konstruksi lewat program JKK dan JKM.
Tukul Arwana. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Presenter Tukul Arwana masih menjalani perawatan intensif seusai menjalani operasi lantaran pendarahan otak. Artis tersebut rupanya sempat sedih lantaran kondisi kesehatannya menurun. Ia syok karena merasa sebelumnya dalam keadaan sehat.
Hal itu disampaikan lewat menajernya, Rizki Kimon saat ditemui di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), Cawang Jakarta Timur, baru baru ini.
"Ya, kalau sedih wajarlah. Kita saja yang melihat sedih apalagi yang hadapin pasti, kan, syok dan sedih," Rizki Kimon.
Baca juga: Raisa Lakukan Hal Tak Terduga saat Penggemarnya Hujat Isyana Sarasvati
Sempat tertekan dengan kondisinnya, pelawat 57 tahun itu tak patah semangat. Berkat dukungan doa dari keluarga dam rekan-rekan artisnya, Tukul Arwana berjuang untuk kembali sehat.
"Jadi, kami juga sekali lagi mohon doanya Mas Tukul agar cepat sembuh, beraktivitas lagi," ungkapnya.
Kondisi Tukul Arwana sendiri telah membaik dan mulai bisa diajak berkomunikasi. Namum belum diketahui kapan dirinya dibolehkan pulang ke rumah berkumpul bersama keluarga.
"Kami, kan, enggak tahu apa nanti dari pihak rumah sakit menyarankan bagaimana kami nurut saja," ujarnya.
Baca juga: Nunung Identik Pelawak Tukang Ngompol, Ternyata Keturunan dari Ibu
"Jadi, mau berapa lamanya kalau Mas Tukul siap pulang ya Mas Tukul pulang," tambahnya.
Sejak di rawat di rumah sakit hingga menjalani operasi, bobot tubuh Tukul Arwana disebut mengalami penurunan. Tapi diyakini bobot Tukul Arwan akan kembali seperti dahulu seiring proses penyembuhan.
Seperti diketahui, Tukul Arwana dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasinal, Cawang, Jakarta Timur karena mengalami pendarahan di otak pada Rabu (22/9/2021) malam.
Selang beberapa jam, dokter memutuskan untuk melakukan operasi terhadap presenter tersebut.
Dokter menyimpulkan terdapat pendarahan yang terjadi di otak dan kemungkinan terjadi karena hipertensi. Karenanya, tim medis langsung memutuskan melakukan operasi pada Tukul Arwana.
Operasi berlangsung sekitar tiga jam dan berjalan lancar. Menurut keluarga, kondisi Tukul Arwana pun kini mulai membaik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BPJS Ketenagakerjaan DIY dan Pemda gelar vendor briefing. Kontraktor diminta wajib lindungi pekerja konstruksi lewat program JKK dan JKM.
Presiden Prabowo meminta pamong praja muda melayani rakyat dengan rendah hati, jujur, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Polda Lampung memusnahkan narkoba senilai Rp264,9 miliar dan 166 senjata api rakitan hasil pengungkapan kasus sepanjang Januari-Juli 2026.
Pemkot Magelang mengajak warga melaporkan pungli melalui forum Sapa Warga untuk memperkuat integritas dan pelayanan publik yang bersih.
Usulan penambahan lampu lalu lintas di Sleman yang diajukan sejak 2022 belum ditindaklanjuti. Dishub fokus pada keselamatan dan manajemen lalu lintas.
Myanmar mengesahkan UU anti-penipuan daring dengan ancaman hukuman mati. Jawa Barat tercatat menjadi provinsi dengan laporan scam tertinggi di Indonesia.