Puan Sebut Kehadiran Prabowo di DPR Jadi Momentum Strategis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Ahmad Dhani. /Ist-Instagram @ahmaddhaniofficial\n
Harianjogja.com, JAKARTA - Pengalaman menghuni penjara membuat musisi Ahmad Dhani banyak belajar tentang hidup. Apalagi, apa yang dialaminya juga berdmpak pada anak dari pernikahannya bersama Mulan Jameela, Safeea Ahmad.
Trauma itu berkaitan setelah dirinya dijebloskan ke penjara terkait kasus penyebaran ujaran kebencian pada 2019.
Ahmad Dhani mengingat betul saat Safeea sempat mengalami masa-masa yang sulit.
"Safeea itu berat pas gue masuk penjara dia berat. Setahun itu dia berat bener. Dia agak traumatik sebenernya. Waktu itu dia umur delapan tahun," kata Ahmad Dhani di akun YouTube Deddy Corbuzier yang diunggah belum lama ini.
Baca juga: Amanda Manopo Luncurkan Parfum Mewah
Pentolan Dewa 19 ini mengatakan bahwa awalnya Safeea Ahmad tidak tahu dirinya di penjara. Tapi, adik tiri Al Ghazali itu diberitahu teman-teman di sekolahnya.
"Dia tahu dari temannya. Kan dia sekolah di high school, temannya nanya, ayah kamu di penjara?" ujar Ahmad Dhani.
"Padahal di rumah nggak ada yang cerita. Mikirnya ke luar kota. Temennya dong yang kasih tahu," sambungnya lagi.
Ahmad Dhani mengingat betul saat Safeea Ahmad selalu menangis ketika menjenguknya di penjara. Dia sampai tidak kuat melihat kesedihan sang buah hati.
Baca juga: Jessica Iskandar Tak Mau Kisah Cintanya dengan Vincent Verhaag Jadi Bahan Gimmick TV
"Kalau anaknya Al El Dul santailah. Kalau anak perempuan beda sih. Pernah beberapa kali Safeea nangis di ruang tunggu penjara," tutur Ahmad Dhani.
"Setiap pulang nggak mau, minta gue pulang. Wah itu nggak kuat. Anak perempuan sih. Kalau anak laki mungkin bisa tegar. Anak perempuan itu berat," imbuhnya.
Karena itu, Ahmad Dhani kini berupaya menghindari segala masalah yang berurusan dengan hukum. Dia mau melindungi dan membuat keluarganya bahagia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.