24 Truk Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Boyolali
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Ilustrasi/Pxlfitness
Harianjogja.com, JAKARTA – Makan berlebihan dan pola makan yang buruk dapat menyebabkan berat badan bertambah dan merusak kesehatan jangka panjang. Sudah saatnya Anda mengubah kebiasaan makan yang buruk dengan mengikuti cara berikut.
Tak dapat dipungkiri bahwa kebiasaan makan adalah alasan utama mengapa orang tidak bisa menurunkan berat badan atau mengeluh tentang masalah kesehatan. Meskipun berolahraga penting, namun mengendalikan pola makan dan kebiasaan makan Anda juga diperlukan untuk menjalani hidup sehat.
Dilansir dari Nagaland Post, Senin (20/9/2021) berikut adalah beberapa cara mengontrol kebiasaan makan untuk hidup lebih sehat:
Mungkin Anda pernah mendengar bahwa Anda tidak boleh berbelanja makanan dalam kondisi perut lapar. Sebagai solusinya, Anda mungkin membutuhkan permen karet tanpa gula sebelum Anda pergi berbelanja.
Menurut beberapa penelitian, ketika Anda mengunyah permen karet, rasa lapar dan keinginan membeli junk food akan berkurang. Akibatnya, Anda dapat membeli lebih sedikit makanan ringan berkalori tinggi, seperti keripik, dan membeli makanan lebih sehat, seperti sayuran.
Jika Anda sedang makan di rumah atau berada di tempat makan, mulailah isi piring Anda dengan makanan yang paling sehat terlebih dahulu.
Penelitian menunjukkan bahwa umumnya pengunjung di prasmanan cenderung mengambil porsi lebih besar dari beberapa makanan pertama yang mereka lihat. Maka dari itu, pilihlah makanan sehat seperti sayuran atau biji-bijian sebelum Anda memilih daging dan sisi yang lebih berlemak.
Saat Anda membeli sesuatu dan menyerahkan pembayarannya dengan uang tunai, Anda mulai berpikir sejenak hingga dua kali. Misalnya, ketika siswa diminta untuk menggunakan uang tunai untuk membayar makanan yang kurang sehat seperti kue, mereka berpikir dua kali tentang hal itu, dan sering mengambil makanan yang lebih sehat.
Jika Anda sedang mencoba menurunkan berat badan, melihat makanan di acara televisi bisa membuat Anda ingin selalu ngemil. Menurut penelitian, orang-orang yang sedang menjalani diet, lebih banyak mengunyah permen saat menonton acara yang berhubungan dengan makanan daripada saat menonton acara bebas makanan.
Percaya atau tidak, tetapi warna hidangan Anda mungkin membuat perbedaan dalam seberapa banyak makanan yang Anda sajikan sendiri. Penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak makanan menyatu dengan warna piring, semakin banyak pula makanan yang akan Anda konsumsi. Jadi, pertimbangkan untuk menggunakan piring dengan warna yang berbeda.
Ukuran piring dan peralatan makan juga memberi isyarat pada otak Anda tentang seberapa banyak makanan yang seharusnya Anda makan. Dengan kata lain, piring yang lebih besar berarti menunjukkan lebih banyak makanan yang Anda makan.
Dalam sebuah penelitian, orang-orang di prasmanan China yang mendapat piring besar menyajikan makanan 52 persen lebih banyak untuk diri mereka sendiri dan makan 45 persen lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang menggunakan piring lebih kecil.
Makan karena bosan, lelah, atau stres bisa memicu nafsu makan Anda tidak terkendali. Cobalah untuk menunda ketika keinginan itu muncul. Namun ketika keinginan itu muncul, lakukan sesuatu yang lain selama 5 hingga 10 menit, lalu lihat apakah Anda masih ingin makan. Kemungkinannya, nafsu makan Anda akan memudar.
Simpan makanan cepat saji seperti permen dan keripik di tempat yang tidak terlihat. Ketika pekerja kantor menyimpan cokelat di meja mereka, mereka makan 48 persen lebih banyak daripada saat permen berjarak 6 kaki. Jika mereka meletakkan cokelat di laci meja mereka, mereka makan 25 persen lebih sedikit daripada makanan manis ada di meja.
Tempat makanan atau wadah yang besar juga bisa menggoda Anda untuk makan dalam porsi yang lebih banyak, meskipun Anda sudah kenyang atau rasanya tidak enak. Dalam sebuah penelitian, penonton bioskop diberi popcorn gratis di wadah berukuran sedang atau besar dengan varian segar hingga basi.
Penelitian itu menunjukkan bahwa orang-orang yang diberi popcorn segar dalam wadah besar makan 45 persen lebih banyak daripada mereka di wadah sedang. Bahkan, mereka yang mendapatkan popcorn basi dalam wadah besar, makan 33 persen lebih banyak daripada mereka yang memiliki wadah sedang.
Cobalah dari sekarang untuk memakan makanan Anda dengan gigitan lebih kecil, lalu kunyah makanan secara perlahan. Jangan lupa untuk minum air saat Anda sedang makan. Langkah-langkah sederhana ini adalah kunci jika Anda ingin mengurangi kalori dan tetap merasa kenyang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Gunungkidul ajukan pembangunan 9 jembatan senilai Rp27 miliar. Gantikan crossway rawan banjir demi kelancaran akses warga.
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Piala Presiden 2026 libatkan 64 klub dari 38 provinsi. Erick Thohir sebut ajang ini jadi kunci pembinaan sepak bola dari akar rumput.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.