PSEL Bogor Raya 1 Rp2,8 Triliun Diingatkan Harus Akuntabel
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.
Anjasmara. /Ist- Instagram @anjasmara
Harianjogja.com, JAKARTA - Aktor Anjasmara kini juga menjadi instruktur yoga. Suami dari Dian Nitami ini pun membagikan beberapa manfaat baik dari olahraga yoga yang dijalaninya setelah mendalami olahraga ini lebih dari satu dekade lamanya.
Menurutnya, yoga membuat kita bisa semakin kenal dengan tubuh sendiri. Dengan mengenal tubuh sendiri, kita bisa mengontrol stres dan juga memiliki pernafasan yang lebih baik.
Dalam sesi kelas yoga daring yang diselenggarakan oleh Bank DBS untuk merayakan Hari Pelanggan Nasional, Sabtu (11/9/2021), Anjasmara menyarankan untuk melakukan yoga tiga kali seminggu dalam durasi minimal satu jam setiap latihan.
Baca juga: Dul Jaelani: Kayaknya Sempurna Kalau Tissa Biani Masuk Keluargaku
"Itu bagi yang pemula. Kalau sudah terbiasa, latihan yoga bisa semakin intens seperti lima kali dalam seminggu dengan durasi latihan mulai dari 30 menit hingga 2 jam," katanya.
Dengan semakin sering berlatih, maka pengenalan bagian-bagian tubuh semakin cepat bisa dicapai dan dirasakan manfaatnya.
Manfaat yoga lainnya, menurut Anjasmara, adalah kapasitas sistem pernapasan yang lebih optimal. Jika pada pernapasan normal manusia rata-rata hanya menggunakan 30 persen dari kapasitas paru-parunya, maka pada saat berlatih yoga, seseorang bisa mencapai penggunaan sistem pernapasannya hingga 100 persen dan semaksimal mungkin.
Baca juga: Daniel Mananta: Ari Lasso Takut Banget Sama Operasi Tumor
Hal itu disebabkan karena yoga, selain membutuhkan fokus menyeimbangkan diri, juga membutuhkan teknik pernapasan yang terus dilatih.
Lalu, bagaimana dengan manfaat yoga untuk kesehatan fisik? Yang pasti, menurut Anjasmara, detak jantung menjadi lebih teratur dan melancarkan peredaran darah di seluruh tubuh.
Selain itu juga, tubuh juga menjadi lebih lentur dan fleksibel, membuat sendi-sendi yang tadinya kaku dan sulit bergerak bisa mencapai potensi maksimalnya dalam bermanuver.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.
DKP Bantul mengungkap kendala UMKM olahan ikan menembus pasar ekspor, mulai kapasitas produksi hingga rantai pasok.
Dispar Kulonprogo mempertemukan 30 pengelola desa wisata dengan 30 buyer Jateng-DIY melalui business matching paket wisata.
Gaji manajer Kopdes belum ditetapkan. Berikut gambaran penghasilan berdasarkan UMP 2026 setelah Suahasil Nazara menjadi Menkeu.
DPRD Kota Jogja mendorong evaluasi tata kelola Alkid setelah video dugaan pungutan liar dan intimidasi beredar di media sosial.
KPK menggeledah rumah Dirjen ATR/BPN Lampri di Bekasi terkait kasus dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk.