Persis Solo Tumbang 0-2 dari Kendal Tornado FC di Manahan
Persis Solo kalah 0-2 dari Kendal Tornado FC di Stadion Manahan. Patrick Cruz dan Ousmane Maiket mencetak gol untuk tim tamu.
Garam/istimewa
Harianjogj.com, JAKARTA – Natrium atau garam merupakan bagian penting dari diet. Hati-hati, ini dampaknya jika Anda terlalu banyak mengonsumsi garam.
Sebagai elektrolit, natrium adalah kunci untuk menjaga homeostasis dalam tubuh, yang memungkinkan banyak fungsi tubuh beroperasi dengan lancar dan stabil.
Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak garam, hal tersebut dapat membuat tubuh kehilangan keseimbangan dan menyebabkan beberapa efek samping.
Pedoman Diet USDA terbaru merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi tidak lebih dari 2.300 miligram natrium setiap hari atau setara dengan sekitar satu sendok teh garam. Namun, American Heart Association (AHA) menyarankan bahwa kebanyakan orang dewasa harus mengurangi asupannya menjadi hanya 1.500 miligram per hari untuk menjaga tingkat tekanan darah tetap rendah.
Simak beberapa hal yang dapat terjadi setelah mengonsumsi makanan dengan kandungan garam yang tinggi seperti dilansir dari eatthis.com. Hati-hati, dua efek jangka panjang yang dapat diakibatkan karena terlalu banyak konsumsi garam.
1. Tubuh perlu menahan air
Pernahkah perut Anda terasa bengkak (bloated) setelah makan sesuatu yang super asin, seperti sekantong keripik atau makanan cepat saji?
Hal ini terjadi karena ginjal akan menghemat air ekstra yang diminum untuk mengimbangi natrium ekstra yang Anda konsumsi. Tujuannya agarmempertahankan rasio natrium ke air tertentu dalam tubuh. Di luar perut, Anda juga mungkin merasa bengkak di area tubuh lainnya, seperti di tangan dan kaki.
2. Merasa haus yang luar biasa
Berbicara tentang mengkonsumsi air yang ekstra, ketika memakan sesuatu yang penuh dengan natrium, dapat menyebabkan mulut Anda terasa kering dan bahkan meningkatkan intensitas rasa haus.
Kondisi ini berkaitan dengan kebutuhan tubuh dalam mempertahankan rasio natrium ke air yang sangat spesifik itu. Jika mengalami sakit tenggorokan, Anda mungkin mengalami mulut kering segera setelah berkumur dengan air garam selama beberapa menit.
3. Tekanan darah sedikit meningkat
Ketika mengonsumsi makanan asin dalam jumlah besar dalam sekali makan, ada kemungkinan Anda bisa mengalami peningkatan sementara pada tingkat tekanan darah. Ini karena makanan yang tinggi natrium dapat menyebabkan volume darah yang lebih besar mengalir melalui pembuluh darah dan arteri. Namun, fluktuasi kadar ini tidak terjadi pada semua orang setelah makan makanan yang sarat garam.
4. Meningkatkan risiko penyakit jantung
Salah satu kemungkinan efek jangka panjang dari mengonsumsi terlalu banyak natrium adalah peningkatan risiko penyakit jantung. Ada cukup bukti yang menunjukkan bahwa asupan garam yang tinggi menyebabkan tingkat tekanan darah meningkat.
Oleh karena itu, pada akhirnya menyebabkan pembuluh darah dan arteri menyempit. Akibatnya, ini dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung dan bahkan kematian dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Persis Solo kalah 0-2 dari Kendal Tornado FC di Stadion Manahan. Patrick Cruz dan Ousmane Maiket mencetak gol untuk tim tamu.
DPR mendukung audit forensik pengelolaan keuangan haji dan menyoroti transparansi dana haji serta skema BPIH 2027.
DPR menggelar uji kelayakan terhadap 15 calon Dewas LPP RRI masa jabatan 2026-2031 pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Argentina menang 3-0 atas Benin. Lionel Messi mencetak satu gol dan dua assist dalam laga terakhirnya bersama timnas Argentina.
Kejagung menyiapkan 34 jaksa untuk menuntut eks Jampidsus Febrie Adriansyah, termasuk sejumlah jaksa berpengalaman di KPK.
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan memperkuat hak pekerja, prinsip nondiskriminasi, sertifikasi kompetensi, serta melarang penahanan ijazah.