Diduga Peninggalan Candi, Batu Stupa Ditemukan di Boyolali
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Garam/istimewa
Harianjogj.com, JAKARTA – Natrium atau garam merupakan bagian penting dari diet. Hati-hati, ini dampaknya jika Anda terlalu banyak mengonsumsi garam.
Sebagai elektrolit, natrium adalah kunci untuk menjaga homeostasis dalam tubuh, yang memungkinkan banyak fungsi tubuh beroperasi dengan lancar dan stabil.
Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak garam, hal tersebut dapat membuat tubuh kehilangan keseimbangan dan menyebabkan beberapa efek samping.
Pedoman Diet USDA terbaru merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi tidak lebih dari 2.300 miligram natrium setiap hari atau setara dengan sekitar satu sendok teh garam. Namun, American Heart Association (AHA) menyarankan bahwa kebanyakan orang dewasa harus mengurangi asupannya menjadi hanya 1.500 miligram per hari untuk menjaga tingkat tekanan darah tetap rendah.
Simak beberapa hal yang dapat terjadi setelah mengonsumsi makanan dengan kandungan garam yang tinggi seperti dilansir dari eatthis.com. Hati-hati, dua efek jangka panjang yang dapat diakibatkan karena terlalu banyak konsumsi garam.
1. Tubuh perlu menahan air
Pernahkah perut Anda terasa bengkak (bloated) setelah makan sesuatu yang super asin, seperti sekantong keripik atau makanan cepat saji?
Hal ini terjadi karena ginjal akan menghemat air ekstra yang diminum untuk mengimbangi natrium ekstra yang Anda konsumsi. Tujuannya agarmempertahankan rasio natrium ke air tertentu dalam tubuh. Di luar perut, Anda juga mungkin merasa bengkak di area tubuh lainnya, seperti di tangan dan kaki.
2. Merasa haus yang luar biasa
Berbicara tentang mengkonsumsi air yang ekstra, ketika memakan sesuatu yang penuh dengan natrium, dapat menyebabkan mulut Anda terasa kering dan bahkan meningkatkan intensitas rasa haus.
Kondisi ini berkaitan dengan kebutuhan tubuh dalam mempertahankan rasio natrium ke air yang sangat spesifik itu. Jika mengalami sakit tenggorokan, Anda mungkin mengalami mulut kering segera setelah berkumur dengan air garam selama beberapa menit.
3. Tekanan darah sedikit meningkat
Ketika mengonsumsi makanan asin dalam jumlah besar dalam sekali makan, ada kemungkinan Anda bisa mengalami peningkatan sementara pada tingkat tekanan darah. Ini karena makanan yang tinggi natrium dapat menyebabkan volume darah yang lebih besar mengalir melalui pembuluh darah dan arteri. Namun, fluktuasi kadar ini tidak terjadi pada semua orang setelah makan makanan yang sarat garam.
4. Meningkatkan risiko penyakit jantung
Salah satu kemungkinan efek jangka panjang dari mengonsumsi terlalu banyak natrium adalah peningkatan risiko penyakit jantung. Ada cukup bukti yang menunjukkan bahwa asupan garam yang tinggi menyebabkan tingkat tekanan darah meningkat.
Oleh karena itu, pada akhirnya menyebabkan pembuluh darah dan arteri menyempit. Akibatnya, ini dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung dan bahkan kematian dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
KPK menduga Fadia Arafiq intervensi Pilkada Pekalongan 2024. Simak fakta OTT, aliran dana Rp19 miliar, dan kasusnya.
Makna sehat kini bergeser. Tak selalu sembuh total, penyakit kronik menuntut adaptasi dan cara hidup baru.
Summer Program UAJY 2026 hadirkan kolaborasi mahasiswa internasional dengan tema waste management dan pertukaran budaya di Jogja.
Harga emas Antam turun Rp13.000 jadi Rp2.785.000 per gram hari ini. Cek daftar lengkap harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 terbaru.
Harper Malioboro Yogyakarta donasikan 3 kambing kurban ke dua masjid sekitar. Wujud kepedulian sosial di Iduladha 1447 H.