Kuota Magang Nasional 2026 Naik, Pemerintah Siapkan 150 Ribu Peserta
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Salah satu makanan. /REUTERS-Eric Gaillard
Harianjogja.com, JAKARTA- Membeli makanan dari luar yang dikemas dengan kemasan plastik aman dilakukan asal memenuhi sejumlah syarat kesehatan, salah satunya adalah higienitas. Hal tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) dan Bedah Kepala Leher dr. Lia Natalia, Sp.THT-KL.
"Dari sisi higienitas, membeli makanan dalam kemasan makanan plastik di masa pandemi mengurangi risiko penularan virus melalui cross contamination," kata dr. Lia dalam webinar "Mengetahui Kemasan Makanan yang Higienis, Efektif, dan Ekonomis Selama Pandemi" pada Selasa (24/8/2021).
Dokter lulusan Universitas Gadjah Mada itu menjelaskan, hal yang perlu diperhatikan saat memesan makanan yang dikemas plastik adalah tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Virus corona perlu host hidup untuk bertahan hidup dan bermultiplikasi jadi sebenarnya tidak perlu mendisinfektan kemasan makanan yang kita pesan dari luar, tapi yang perlu dilakukan adalah tangan yang habis pegang kemasan harus langsung dicuci dengan sabun, apalagi kalau kita mau makan," katanya.
Dokter Lia menjelaskan sebenarnya virus yang merupakan virus endemik dua dekade lalu di China 2002-2003 sebagai SARS-CoV dan MERS-CoV 2012-2013 di Saudi Arabia itu bisa menular melalui dua cara yakni secara langsung dan tidak langsung. "Secara langsung adalah transmisi melalui hidung mata dan mulut, lewat sekresi air liur atau droplet 5-10 mikro meter."
Sementara secara tidak langsung melalui kontak antara inang yang rentan dengan permukaan yang terkontaminasi. "Oleh sebab itu kehigienisan menjadi hal penting yang wajib diperhatikan."
Baca juga: Tak Punya Mal, Bantul Hanya Uji Coba Penerapan Aplikasi PeduliLindungi
Lebih lanjut dr. Lia mengingatkan agar masyarakat segera melakukan vaksinasi dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan 6M yakni mencuci tangan, menggunakan masker dengan benar, menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjaga pola makan sehat dan istrahat cukup, dan menjauhi kerumunan.
Sementara itu, Sutjipto, perwakilan dari produsen kemasan plastik mengungkapkan bahwa di awal pandemi COVID-19, permintaan kemasan plastik sempat menurun namun kini seiring dengan proses adaptasi, terjadi peningkatan permintaan kemasan plastik.
"Berkat inovasi dan sudah adanya adaptasi dari konsumen, permintaan kemasan jadi lebih bervariasi itemnya, ada peningkatan hampir 5 persen dibanding saat awal PPKM dulu," kata Sutjipto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Janice Tjen kalah dari Emma Navarro pada babak pertama French Open 2026 namun masih berpeluang tampil di nomor ganda putri.
Cara membuat lagu AI viral menggunakan Suno AI tanpa harus bisa bernyanyi atau memainkan alat musik.
Daftar mobil Jip bekas murah mulai Rp40 jutaan yang masih tangguh, cocok untuk harian hingga hobi off-road.
Daging kurban hanya aman 2 jam di suhu ruang menurut ahli pangan. Simak cara penyimpanan dan penanganan yang benar agar tetap aman dikonsumsi.
DPRD DIY godok Raperda Pengelolaan Perfilman guna hidupkan ekosistem sinema dari level kelurahan. Didukung penuh Sultan HB X demi RPJPD 2025-2045.